Rafiq Lepas Ekspor Bungkil Kelapa

0
487
BUPATI Karimun Aunur Rafiq meninjau pengolahan bungkil kelapa di PT Saricotama, Rabu (20/3) kemarin sebelum di ekspor ke Malaysia.F-ALRION/TANJUNGPINANG POS
Bupati Karimun Aunur Rafiq, Rabu (20/3) kemarin melepas ekspor perdana bungkil kelapa oleh PT Saricotama dari Pulau Kundur ke Malaysia.

KARIMUN – ”Alhamdulilah, perusahaan ini bisa ekspor perdana bungkil kelapa ke Malaysia. Artinya pertumbuhan ekonomi semakin baik di Karimun. Semoga, ke depan bisa meningkatkan volume ekspornya,” kata Rafiq

Ia menjelaskan, total ekspor selama tahun 2018 berkisar Rp51,3 miliar untuk Kabupaten Karimun.

Jumlah itu, terdiri dari ekspor seperti kelapa, air kelapa, nenas, pisang. Di tahun ini, komoditas lainnya bisa juga di ekspor ke Malaysia dan Singapura.

Baca Juga :  Cegah Banjir, Dinas PUPR Benahi Drainase

Perusahaan ini berkedudukan di Tanjung Batu yang bergerak di bidang ekspor komoditas perkebunan yaitu ekspor daging kelapa, air kelapa atau buah kelapa ke Malasya.

”Selain mencari alternatif pemasaran untuk produk kelapa di Kabupaten Karimun, juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat terutama untuk Masyarakat Pulau Kundur. Ini patut diapresiasi,” kata Rafiq.

Lebih lanjut disampaikan dia, potensi kelapa di Kaupaten Karimun cukup besar berdasarkan dari biro pusat statistik bahwa terdapat lebih kurang 3.000 hektare kebun kelapa di Kabupaten Karimun, dengan produksi lebih kurang 750 ton per tahun dengan produksifitas 541 Kg per hektare.

Baca Juga :  Masyarakat Diminta Waspadai Wabah Penyakit Pascabanjir

Untuk meningkatkan pertanian kelapa, Pemerintah Daerah juga telah memberikan bantuan kepada petani kelapa dengan bantuan bibit dan pupuk.

Dengan harapan, selain komoditas lain, kelapa menjadi ekspor unggulan dari Karimun. Untuk menekan nilai mata uang, pemerintah terus mendorong pengusaha untuk meningkatkan ekspor dan mengurangi impor.

Pada tahun 2018 lalu, telah dilakukan ekspor perdana 20 ton buah nenas dan 20 ton pisang. Sedangkan, jumlahnya eskpor kedua sama dengan ekspor perdana.

Saat ini, petani terus berbenah bagaimana meningkatkan produksi untuk mengekspor sebanyak-banyaknya.

Baca Juga :  SMPN 1 Jadi Tuan Rumah Kongres IONAS

Untuk sementara, tidak ditentukan batas minimal dan maksimal yang harus diekspor ke Singapura. (ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here