Rafiq Minta PNS Netral Selama Pemilu

0
64
KASI Intelijen Kejari Karimun Nico, Ketua KPU Karimun, Eko, Bawaslu dan Bupati Karimun Aunur Rafiq pada Rakor pelaksanaan pemilu di Karimun belum lama ini. F-ISTIMEWA/tanjungpinang pos

KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq membuka rapat kordinasi (rakor) Pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Wapres, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan kabupaten di Ruang Rapat Cempaka Putih, Kamis (7/2) kemarin.

Di awal sambutannya, ia mengatakan kurang lebih 60 hari lagi pemilu akan dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia.

Oleh karena itu, peranan pemda dalam Pemilu 2019 ini sangat penting di dalam memberikan bantuan dan fasilitas sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan.

Dari hasil pemantauan perkembangan, pemilih pemerintah kabupaten/kota diwajibkan untuk memberi laporan kepada Pemerintah Provinsi yang nantinya diteruskan ke Mendagri.

”Pemerintah harus bersinergi dan harus tetap solit, antara stakeholder terkait agar terciptanya Pemilu yang aman, damai dan tentram. Persiapan logistik sudah siap untuk disalurkan ke beberapa titik yang nantinya di jadikan tempat pemilihan yang telah ditentukan. ”Pada Bawaslu, KPU, Polres dan TNI, kita harus telah siap untuk menyukseskan Pemilu 2019,” ujar Rafiq.

Ia juga meminta kepada Bea dan Cukai Karimun, dan Lanal Karimun untuk dapat membantu dalam masuknya logistik yang nantinya akan sampai di Kabupaten Karimun.

Nantinya, tiap-tiap kelurahan, kecamatan serta tokoh masyarakat untuk membantu KPU untuk mensosialisasikan pemilu ini.

Kepada ASN, agar dapat juga membantu menyukseskan pemilu.

”Bukan menjadi tim sukses. Seandainya nantinya ada ketangkap, ASN ikut menjadi tim sukses akan kita tangkap dan diproses melalui Banwaslu,” tegas Rafiq.

Turut hadir pada rakor, KPU, Bawaslu, Kejaksaan, Kepolisian, TNI dan unsur Pemerintahan lainnya sebagai. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here