Rahma, Kader KPK dari Kepri

0
689
BALON Wawako Tanjungpinang Rahma (tiga dari kanan) foto bersama usai silaturahmi dengan kru Tanjungpinang Pos, Senin (15/1). f-andri/tanjungpinang pos

Balon Wawako Kunjungi Tanjungpinang Pos

TANJUNGPINANG – Bakal calon Wakil Wali Kota (Balon Wawako) Tanjungpinang, Rahma didampingi Ketua Tim Pemenangan SABAR (H Syahrul Bersama Rahma) Ade Angga, mengunjungi Kantor Tanjungpinang Pos di Komplek Pinlang Mas Bintancenter Batu 9, Senin (15/1).

Hadir juga anggota DPRD Tanjungpinang dari Golkar Mimi Bety Wiliningsih dan sejumlah tim. Kehadiran rombongan Rahma disambut GM Tanjungpinang Pos M Nur Hakim, Zakmi Piliang Wapemred Tanjungpinang Pos, Martunas dan Abas Redpel, Yusfreyendi Redaktur, Andri wartawan dan staf.

Kehadiran mereka di Tanjungpinang Pos merupakan kunjungan yang pertama ke kantor media massa setelah mendaftar di KPU. Rencananya mereka akan berkunjung juga ke kantor media lainnya.

H Syahrul Balon Cawako Tanjungpinangpinang tidak bisa hadir lantaran ada tugas penting yang tak bisa ditinggalkan. ”Nanti kami akan datang lagi silaturahmi bersama Pak Syahrul,” ujar Rahma.

Suasana silaturahmi berlangsung singkat namun penuh makna dan kegembiraan. Sebelumnya Rahma sudah pernah berkunjung ke Tanjungpinang Pos bersama H Lis Darmansyah, Wali Kota Tanjungpinang tahun lalu.

Sedangkan Ade Angga sendiri, ini kunjungan kedua kalinya ke kantor media terbesar dari Ibu Kota Provinsi Kepri ini.

Ade Angga sempat menjawab pertanyaan publik kenapa Golkar akhirnya menggaet Rahma untuk maju mewakili Syahrul di Pilwako Tanjungpinang 2018 ini.

Ternyata, banyak kalangan dari berbagai elemen masyarakat yang mendorong Rahma maju di Pilwako. Hal itu karena masyarakat sudah melihat kinerja Rahma selama tiga tahun menjadi anggota DPRD Kota Tanjungpinang. Meski Rahma maju dari daerah pemilihan (Dapil) Tanjungpinang Timur, namun dirinya tidak hanya berbuat untuk masyarakat Tanjungpinang Timur saja. Ia berbuat untuk seluruh kecamatan di Tanjungpinang meski bukan Dapilnya. Saat Pileg beberapa tahun lalu, suara Rahma paling tinggi.

Selama menjadi anggota DPRD Tanjungpinang, kinerja Rahma sangat bagus dan anggota dewan lain juga mengakuinya. Karena itu, teman-temannya di DPRD Tanjungpinang juga mendorongnya untuk maju di Pilwako.

Rahma sendiri merupakan kader perempuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Kepri. Sejak dua tahun lalu, KPK sudah meliriknya untuk menjadi kader perempuan anti korupsi.

Tentu bukan tanpa alasan KPK meliriknya untuk dijadikan kader anti korupsi. Hal itu karena kinerja Rahma yang jujur, terbuka dan transparan. Rahma juga sudah dua kali mengikuti pelatihan oleh KPK yakni di Palembang dan Makassar. Yang di Makassar adalah pelatihan kader perempuan anti korupsi se-ASEAN.

Berdasarkan modal pelatihan itu, Rahma kini sudah punya rambu-rambu untuk menjalankan pemerintahan bersama H Syahrul jika menang di Pilwako Juni nanti.

”Kami akan jalankan pemerintahan yang bersih, bebas korupsi, akuntabel, transparan dan bermartabat. Bagaimana menjalankan pemerintahan yang bersih, sudah saya pelajari semuanya dan Insya Allah, tinggal menjalankan amanah masyarakat jika kami diizinkan memegang amanah ini,” ujar Rahma.

Terkait adanya isu-isu mahar politik untuk mengusung mereka di Pilwako nanti, Rahma mengatakan, dirinya tidak mengeluarkan sepeser pun untuk yang namanya mahar. ”Saya dijemput Pak Ade Angga dan diusung Golkar. Pak Ade Angga saat menjemput saya sudah memastikan, tidak ada biaya apapun apalagi namanya mahar,” jelasnya lagi.

”Pak Syahrul itu kader Partai Gerindra, apa mungkin kader sendiri ada mahar. Jadi kami tidak ada sepeser pun mengeluarkan uang. Kalau ada isu mahar, masyarakat sudah bisa menilai,” tambahnya.

Rahma mengatakan, untuk mengusung mereka hanya dua partai politik saja yakni Golkar dan Gerindra. Kemudian didukung parpol lain yakni PKS, PPP dan PKB. Ia yakin, sebagai manusia yang sederhana, masyarakat akan melihat sosok saat pemilihan nanti. ”Perahu kami memang lebih kecil, mudah-mudahan isinya banyak,” ungkapnya.

Dipercaya memegang amanah, kata Rahma, bukan kehendak sendiri. Namun kehendak masyarakat dan pilihan Sang Maha Pencipta. Sehingga, dirinya dan Syahrul akan selalu enjoi dalam pemilihan ini.

”Kalau Allah mengizinkan, kami akan menang. Kalau tidak diizinkan, maka amanah diberikan kepada yang lain. Tapi dalam hidup, kita harus tetap berusaha bersama masyarakat,” ungkapnya lagi.

Pada kesempatan itu, dirinya juga berterimakasih kepada seluruh partai pengusung dan partai pendukung yang telah bersedia menyediakan perahu gratis untuk mereka.

”Saya sangat senang karena diberi kepercayaan. Dua tahun lalu dapat kepercayaan dari KPK dan sekarang dapat kepercayaan dari berbagai parpol. Saya sudah dapat bekal dari KPK untuk menjalankan amanah masyarakat Tanjungpinang nanti,” katanya bersyukur. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here