Rahma Serahkan Surat Pengunduran Diri ke DPRD

0
192
Rahma menyerahkan surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD yang diterima Wakil Ketua I DPRD Tanjungpjnang, Ade Angga didampingi Kabag Umum Sekretariat DPRD Tanjungpjnang, Yuswaddinata dan Herman.

TANJUNGPINANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang resmi menetapkan pasangan calon Syahrul-Rahma (Sabar) bertarung di Pilkada 2018 ini.

Sesuai aturannya, setelah penetapan calon oleh KPU, maka Rahma yang sebelumnya masih anggota DPRD Kota Tanjungpinang harus mengundurkan diri.

Surat pengunduran diri Rahma diserahkan ke Sekretariat DPRD Kota Tanjungpinang, Selasa (13/2) atau sehari setelah penetapan calon oleh KPU, Senin (12/2).

Rahma diterima Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga bersama Kabag Hukum dan Persidangan, Herman serta Kabag Umum Sekretariat DPRD Kota Tanjungpinang, Yuswaddinata.

Ade Angga mengatakan, setelah penyerahan surat pengunduran diri tersebut, pihak sekretariat DPRD dapat segera memprosesnya.

Paling lambat 30 hari sebelum pencoblosan yang akan digelar, 27 Juni nanti. Maka surat pemberhentian dari Gubernur Kepri sudah turun.

“Jadi terhitung hari ini, Rahma sudah tidak aktif lagi sebagai anggota DPRD. Setelah ini, yang bersangkutan akan menerima surat tanda terima pengunduran diri untuk diserahkan ke KPU Tanjungpinang,” ujar Ade Angga.

Setelah ini, Ade mengaku akan mengawal proses surat pemberhentian dengan melakukan koordinasi kepada Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza.

“Mudahan-mudahan dapat diproses dengan cepat. Kita juga sudah minta tolong Pak Raja Ariza agar mengkomunikasikan di provinsi,” tuturnya.

Rahma menuturkan, penyerahan surat pengunduran diri itu sebagai bukti siap maju Pilwako dan mematuhi peraturan yang ditetapkan.

Secara ketentuan perundang-undangan dirinya telah memenuhi kewajibannya mundur dari lembaga DPRD.

Rahma berharap, surat pengunduran dirinya dapat diproses dan diselesaikan baik oleh Sekretariat DPRD maupun KPU.

Terkait penggantinya di DPRD Tanjungpinang, sepenuhnya menjadi kewenangan PDI Perjuangan.

“Saya tidak tahu siapa pengganti saya nantinya, yang berwenang menjawab KPU dan PDI Perjuangan terkait hal ini,” tuturnya.

Ia meminta masyarakat tak perlu kecewa, terkait kemundurannya dari DPRD. Harapannya, bisa bekerja lebih baik untuk masyarakat lebih luas.

“Dulu skopnya lebih ke Dapil, kalau nanti Insya Allah bisa mencakup semua lebih luas,” tuturnya.

Hanya ada dua kadidat maju di Pilwako, yaitu bersaing bersama pasangan H Lis Darmansyah dan Maya Suryanti. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here