Raja Ariza dan Syamsul Bahrum Bersaing

0
1027
SALAM KOMANDO: Raja Ariza (kiri) dan Syamsul Bahrum salam komando, Minggu (17/12).f-suhardi/TANJUNGPINANG POS

Kandidat Plh Wako Tanjungpinang

Gubernur Kepri Nurdin Basirun telah menyiapkan nama calon Pejabat Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungpinang yang akan menggantikan Lis Darmansyah dan Syahrul yang masa jabatannya akan berakhir 16 Januari 2018 mendatang.

TANJUNGPINANG – Dua nama pejabat Pemprov Kepri yang bakal bersaing untuk menduduki Plh Wali Kota Tanjungpinang itu adalah Asisten I Pemprov Kepri Raja Ariza dan Asisten II Pemprov Kepri Syamsul Bahrum. Salah satu dari dua pejabat ini akan menjabat sebagai Plh walikota di ibukota provinsi Kepri sejak masa kerja Lis Darmasnyah dan Syahrul habis sampai pelantikan Wali Kota Tanjungpinang yang baru hasil pilkada 2018.

”Kita lagi fikir-fikir siapa yang layak menjadi Plh. Beberapa nama sudah ada,” kata H Nurdin Basirun, kemarin.

Baca Juga :  Waspadai Peredaran Suket Paslu

Sebelumnya, Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah terang-terangan menolak Asisten II Syamsul Bahrun jadi Plh Wako. Meskipun pemilihan Plh Wako Tanjungpinang adalah hak perogatif Gubernur. Mantan Bupati Karimuan dua periode ini masih enggan untuk menyebutkan siapa yang nantinya akan menjadi Plh Wako Tanjungpinang. Alasannya, kata dia sibuk dan masih terlalu dini untuk menyampaikan ke publik siapa yang nantinya akan menduduki posisi Tanjungpinang satu itu.

Dua bakal calon Plh Wako Tanjungpinang Raja Ariza dan Syamsul Bahrum sama-sama mengaku siap bersaing secara sehat. Alasannya, ia sebagai pembantu gubernur mereka siap jika diminta oleh Gubernur untuk menjabat Plh Wako Tanjungpinang.

Baca Juga :  Debat Capres Edukasi Pemilih

Bahkan menurut Syamsul Bahrum, ia serahkan kepada atasnnya. Syamsul mengaku ia dan Raja Ariza, siapa saja yang menjadi Plh Wako akan saling mendukung. Sebab, antara dirinya dan Raja Ariza di mata Gubernur sama-sama sudah punya pengalaman dan jejak pengalaman di dunia pemerintahan yang sudah mapan.

”Kami siap, karena kami pembantu pak Gubernur,” ucap Syamsul didampingi Raja Ariza.

Sambil bersenda gurau, Syamsul dan Raja Ariza menceritakan, jika nanti diantara mereka benar di minta Gubernur menjabat sebagai Plh maka tugas berat adalah bagaimana bisa membawa situasi politik di pemilihan Walikota yang kondusif serta bermartabat.

Baca Juga :  KPU Pakai Data Kemendagri

”Bukan soal mampu atau tidak mampu, tapi keseriusan menciptakan kondisi yang nyaman, kondusif dan lancar,” tambah Syamsul.

Hanya menginggatkan di pilkada serentak tahap kedua 2017 lalu. Pemilihan Plh Bupati Bintan, Bupati Lingga dan Anambas, saat itu gubernurnya HM Sani (almarhum) melantik Plh Bupati Bintan, bukan dari pejabat yang menjabat asisten.

Bahkan Plh Bupati Bintan saat itu adalah Doli Boniara menjabat Kadipora Tanjungpinang. Begitu juga Plh Bupati Lingga, Irawan. Saat itu Irawan sebagai Kepala Badan Penanggunan Bencana Daerah Pemprov Kepri.(SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here