Rajab Resmi Jadi Presma Stisipol Raja Haji

0
275
ABDUL Rajab (kedua dari kiri) dan Sayed Fiodelta Alfarizi (paling kiri) foto bersama Desrian Effendi S Sos (tengah) serta Akbar Alfarihi Donsi dan wakilnya M Yazid setelah penghitungan suara pemilihan Presma. F-ISTIMEWA/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Abdul Rajab dan Sayed Fiodelta Alfarizi terpilih jadi Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiswa Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji.

Dinyatakan menang melalui voting suara tertinggi. Keduanya memperoleh total suara 216 suara, dari jumlah total suara 305. Kegiatan dilaksanakan, Jumat (19/1) di aula Kampus.

Sedangkan, pasangan Presma lainnya, Akbar Alfarihi Donsi dan wakilnya M Yazid hanya mampu mengumpulkan 86 suara. Ketua pelaksana Jasman menjelaskan, proses pemilihan Presma Stisipol Raja Haji molor satu bulan, karena mahasiswa libur semester.

”Sudah masuk kuliah baru kita laksnakan. Saya ucapkan selamat kepada Rajab yang terpilih, semoga memiliki kebijakan dan amanah,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos.

Ia menambahkan, dengan adanya Presma tentunya ke depan dapat menjalankan roda organisasi dengan program-program kerja dari setiap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa (Hima) masing-masing prodi.

Diantaranya Ilmu Pemerintahan, Ilmu Adminitrasi Publik dan Sosiologi. ”Tidak hanya sekedar menjalankan oranisasi biasa sajam, namun mampu menuai prestasi yang membanggakan nama Kampus Stisipol Raja Haji ke depannya selama satu tahun mempimpin Presma,” ungkapnya.

Abdul Rajab berasal dari Prodi Ilmu Pemerintahan, serta wakilnya Sayed Fiodelta Alfarizi dari Prodi Ilmu Administrasi Publik.

Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan Stisipol Raja Haji, Desrian Effendi S Sos MPM mengucapkan selamat bertugas kepada pasangan Abdul Rajab dan Sayed Fiodelta Alfarizi.

Pada Jumat (19/1) malamnya, Desrian Effendi turut menyaksikan sesi penghitungan suara dari kedua calon Presma tersebut.

”Setelah ini, pengurus Presma terpilih agar segera menyusun program kerja selama setahun. Program kerja tersebut harus fokus pada pembangunan karakter mahasiswa, ungkapnya.

Sehingga, mahasiswa Stisipol Raja Haji menjadi anggota masyarakat yang berkemampuan prima secara kademis serta memiliki sikap dan watak sebagai warga negara yang baik.

Ia menilai, riak-riak dalam proses pemilihan itu biasa. Menandakan, ini Demokrasi. Asalkan jangans ampai menimbulkan konflik perkepanjangan hingga merugikan berbagai pihak.

Diakuinya, beberapa mahasiswa sempat protes pada proses pemilihan. Pantauan di lapangan, beberapa diantaranya menilai proses pemilihan Presma terkesan dipaksakan bahkan dianggap menyalahi mekanisme.

Meski demikian, sampai proses pemilihan Presma tetap berjalan lancar. Hingga pasangan Abdul Rajab dan Sayed Fiodelta Alfarizi ditetapkan menjadi Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiswa. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here