Rajin Nagih Pajak Kendaraan

0
718
Kendaraan berhenti di lampu merah Batu 9, menunggu kendaraan yang melintas dari jalur lain yang tertutup pos polisi.f-dokumen/tanjungpinang pos

Apa upaya pemerintah meningkatkan “Pajak Kendaraan Bermotor” yang semakin tahun jumlah kendaraan semakin banyak. Kenapa pemprov rajin nagih pajak kendaraan namun tak hirau tanggungjawabnya bahwa ada Dana Bagi Hasil ke Kabupaten dan kota yang selalu terlambat diserahkan?.
+6281364252006

TANGGAPAN:
Kesadaran pemilik kendaraan untuk membayar pajak masih rendah. Pemerintah Kepri kini tengah mengkaji kebijakan pemutihan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada tahun 2018 agar pencapaian pajak menkngkat.

Sesuai laporan dari Plt kepala Dinas Pendapatan Daerah, hingga kini baru 60 persen warga Kepri yang taat membayar pajak kendaraan bermotor.

Oleh karena itu, diharapkan melalui kebijakan pembebasan denda pajak nantinya bisa menggenjot pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan.

Baca Juga :  Lampu Jalan Banyak Mati

Sektor kendaraan ini baru 60 atau 70 persen yang membayar. Dengan melakukan pemutihan maka diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat.

Saya sudah memerintahkan Plt Kadispenda untuk mengkaji kebijakan pemutihan itu akan dilaksanakan. Sebelum semua kebijakan tersebut dilaksanakan harus terlebih dahulu dilakukan kajian sesuai dengan kondisi real masyarakat.

Tujuan kita kan agar tidak memberatkan. Yang memberatkan akan kita evaluasi. Apalagi sesuai dengan arahan Pak Gubernur kepada Dispenda agar 90 persen pajak kendaraan bisa tergarap.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan menghapus sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor pada tahun 2018 ini. Langkah pemutihan denda pajak tersebut merupakan salah satu cara menumbuhkan kesadaran warga untuk membayar pajak, sehingga pendapatan daerah di sektor ini bisa diperoleh dengan maksimal.

Baca Juga :  ASN Ngopi di Jam Kerja

Kepri H Nurdin Basirun merencanakan pemutihan itu memang sudah sering dibahas saat rapat evaluasi OPD Pemprov. Bahkan saya berkali-kali meminta Plh Kepala Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, segera membuat formulasi atau langkah khusus, besar harapan, ketika kebijakan ini dilakukan, warga memenuhi kewajibannya sebagai wajib pajak.

Supaya masyarakat bisa bertanggung jawab dengan kewajibannya sebagai wajib pajak. Kan hasilnya juga untuk pembangunan kita.

Potensi pajak kendaraan bermotor di Kepri sangat menjanjikan. Hanya saja, pendapatan pada sektor tersebut belum dilakukan secara maksimal. Seperti halnya di daerah pulau terluar Natuna, Anambas bahkan Lingga (NAL). Itu karena keterbatasan fasilitas, masyarakat di pulau-pulau kesulitan untuk membayarkan pajak kendaraannya. Padahal, jika potensi tersebut dimanfaatkan, maka dapat meningkatkan pendapatan pajak kendaraan di Kepri. (ais)

Baca Juga :  Tahanan Over Kapasitas

TS Arif Fadhillah
Sekdaprov Kepri

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here