Ramadan, Banyak Masyarakat Jual Emas

0
478
MENYUSUN EMAS: Karyawan Toko Emas Sumbar Indah, Jimi sedang menyusun perhiasan emas di tokonya yang berada di Komplek Bincen Tanjungpinang. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – MENJELANG Idul Fitri atau tepatnya memasuki minggu ketiga Ramadan, toko emas mulai ramai dikunjungi warga. Seperti yang terlihat di Toko Sumbar Indah beralamat Jalan DI Panjaitan, Km IX Tanjungpinang, yang ramai didatangi konsumen.

Meski demikian, tidak semua yang berkunjung membeli namun kebanyakan mereka menjual perhiasan emas miliknya. Seperti menjual emas jenis gelang, cincing, kalung hingga anting-anting.  Kebanyakan dari mereka mengaku menjual dan uangnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah 2017 Masehi.

”Kebanyakan orang datang ke sini menjual perhiasan emas miliknya. Ya, untuk kebutuhan Lebaran nanti. Bisa jadi uangnya digunakan untuk buat kue Lebaran dan baju baru,” ujarnya karyawan Toko Sumbar Indah, Jimi kepada Tanjungpinang Pos, Senin (12/6).

Menurutnya, menjual sekarang rugi, sebab harga emas saat ini sedang turun sekitar Rp 5 ribu per gram. Otomatis, uang yang diterima dari menjual emas akan lebih sedikit dari pada saat membeli. Penurunan harga perhiasan emas sudah terjadi sejak dua hingga tiga hari belakangan ini.

Sebelum turun senilai Rp 5 ribu, harga perhiasan emas mencapai Rp 543 ribu per gram. Sekarang harga perhiasan emas hanya Rp 538 ribu per gram untuk 24 karat.  Sedangkan emas 23 karat hanya Rp 485 ribu per gram, dan perhiasan emas 22 karat hanya Rp 375 ribu per gram.

”Turun harga emas disebabkan, harga tukar dolar dan logo emas turun. Jadi terhimbas di harga emas,” ucap dia. Meskipun harga sudah mengalami penurunan, kata dia, penjualan perhiasan emas masih tetap sepi.

”Sekarang masih sepi pembeli,” terang dia. Ini disebabkan daya beli masyarakat rendah, berbeda dengan dua atau tiga tahun lalu. Menjelang Lebaran biasanya akan ramai pembeli.

”Daya beli masyarakat turun sekali sekarang,” tambahnya. Meski demikian, ia mengaku tetap juga ada pembeli, hanya tidak terlalu banyak.  Mereka memilih berbagai desain perhiasan, mulai dari gelang, kalung dan cicin sesuai selera. Biasanya pembeli emas akan ramai jika Aparatur Sipil Negara (ASN) menerima gaji 13 atau 14.

Sedang pegawai swasta, menunggu tunjangan hari raya (THR) yang diberikan dua minggu atau seminggu sebelum Lebaran. ”Biasanya kalau THR sudah cair baru agak ramai, kalau sekarang sepi pembeli dan lebih banyak yang menjual. Ini kondisi sekarang.(ANDRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here