Ramadan, PLN Benahi Jaringan

0
78
PETUGAS PLN saat membenahi salah satu travo di Sungai Lakam, Karimun sebagai persiapan menghadapi Ramadan tahun ini untuk menghindari terjadinya pemadaman listrik saat beban puncak di malam hari. F-ALRION/tanjungpinang pos
Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT (Persero) PLN Tanjung Balai Karimun jelang bulan suci Ramadan, membenahi beberapa travo atau jaringan di beberapa titik yang dianggap rawan terjadi pemadaman.

KARIMUN – ”Pada Ramadan beban puncak bisa mencapai 28 megawatt (MW), dan daya tersedia saat ini ada 32 MW. Jika semua mesin PLTD milik PLN beroperasi, dibantu dengan daya dari PLTU Tanjung Sebatak, Tebing,” kata Manager ULP PT (Persero) PLN Tanjung Balai Karimun, Crisman Silitonga di ruang kerjanya.

Petugas telah melakukan identifikasi travo, yang rawan terjadi kerusakan saat beban puncak seperti wilayah Kecamatan Karimun, wilayah Meral dan Meral Barat.

Sehingga pemadaman bisa dihindari atau bisa bergerak cepat jika terjadi gangguan.

Penyebab gangguan jaringan, bisa karena faktor alam seperti terkena petir, pohon tumbang, dan binatang seperti burung yang hinggap di kabel jaringan.

”Hingga mengakibatkan aliran terputus untuk sementara, dan diperlukan waktu untuk mendeteksi kerusakan jika terjadi gangguan,” tambah Crisman

Petugas tidak dapat memberikan jaminan, tidak akan terjadi pemadaman.

Tetapi bergerak cepat saat ada gangguan dapat dilakukan, beberapa peralatan atau komponen yang rusak langsung diganti dengan yang baru.

Ia berharap, selama Ramadan tidak terjadi gangguan, karena disebabkan faktor alam seperti hujan, angin dan petir dapat mempengaruhi jaringan listrik.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun berupaya peningkatan layanan listrik di tingkat desa, dan pengentasan krisis listrik di Pulau Buru dan Durai.

Sebab, hal itu atas permintaan masyarakat pada Pemerintah Daerah (Pemda).

Rabu (27/2) lalu, Bupati Karimun Aunur Rafiq melakukan kunjungan kerja ke Pekabaru untuk menemui General Manager PLN Wilayah Riau Irwansyah.

Kehadiran Bupati Karimun di Kantor PLN Wilayah Riau Kepri ini, adalah untuk mendorong PLN agar dapat membantu Kabupaten Karimun didalam proses peningkatan jam untuk wilayah Kecamatan Buru, Kecamatan Durai dan Kecamatan Belat,

Tidak hanya itu, didalam kunjungannya Bupati Karimun juga akan meningkatkan jaringan kelisrtrikan untuk perdesaan yang ada di Karimun.

Untuk penambahan 24 jam, untuk di 3 Kecamatan sedang diproses oleh pihak PLN dalam menambahakan operator, untuk masalah mesin PLN sudah siap untuk wilayah 3 Kecamatan ini.

”Sehingga untuk Kecamatan Durai, Kecamatan Buru akan mendapatkan 24 jam di bulan April dan untuk Kecamtan Belat akan menjadi 18 jam,” terang Rafiq waktu itu.

Ia menambahkan, diakhir 2019 Untuk Kecamatan Belat akan bisa hidup 24 jam.

Saat ini, pihak PLN sudah menyiapkan 1 mesin lagi untuk Kecamtan Belat akan tetapi kendalanya adalah PLN masih merekrut operator yang saat ini baru kita sosilisasikn di pusat.

Pihak PLN juga sudah mengupayakan, untuk peningkatan pemasokan listrik di pulau-pulau terluar dan juga perdesaan. (ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here