Ramon Ditunjuk Pimpin SMSI Kepri

0
630
Ramon Damora.

TANJUNGPINANG – Setelah terbentuk kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jakarta, 17 April lalu, Ketua Umum SMSI, Teguh Santosa langsung memberi mandat ke sejumlah tokoh pers di tiap daerah untuk membentuk kepengurusan tingkat provinsi.

Untuk provinsi Kepri, Ramon Damora ditunjuk sebagai ketua. Ramon menargetkan, kepengurusan SMSI di Provinsi Kepri diupayaan akan rampung dalam pekan ini.

”Ketua Umum meminta kepengurusan daerah segera dibentuk dan saat ini formaturnya sedang kita rancang,” ucap Ramon Damora yang juga Ketua PWI Kepri ini.

Menurut Ramon, pesatnya perkembangan media online di Indonesia membuat Dewan Pers cukup kelimpungan untuk memverifikasi.

Hanya saja, Dewan Pers mengisyaratkan ke depan, Pemimpin Redaksi poltal, kompetensinya mesti mengantongi sertifikasi Utama.

”Untuk mengakomodir media siber yang pimpinan redaksinya belum memenuhi standar kompetensi itu, PWI Kepri bersama SMSI akan mengadakan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) yang kita upayakan akan digelar paling lambat akhir Mei 2017,” sebut Ramon.

Disinggung Ramon juga, Dewan Pers periode kepengurusan sekarang dalam beberapa kesempatan menyampaikan isyarat, mereka hanya akan mengesahkan satu organisasi media online.

Sinyal ini yang memantik gairah. Dan tentu saja, rivalitas. Para penggiat media, tua muda, senior junior, berpacu dengan waktu. Mempersiapkan sebuah wadah berserikat yang berkualitas bagi penggerak media siber.

Lalu, pada 17 April lalu, diluncurkanlah secara resmi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Diprakarsai oleh nama-nama besar yang duduk di kursi Dewan Penasehat: Chairul Tanjung (Ketua), Dahlan Iskan, Ilham Bintang, Yusril Ihza Mahendra, Ryas Rasyid, Jaya Suprana.

”Adapun di jajaran Dewan Pengurus Harian yang akan aktif menjalankan roda organisasi adalah nama-nama segar yang tengah berkibar kiprahnya di industri media online tanah air dengan dikomandoi Ketua Umum, Teguh Santosa (Direktur Rakyat Merdeka Online/rmol.co). Dan ini didukung oleh hampir setiap cabang ketua PWI,” sebut Pimred Tanjungpinang Pos ini.

Kata Ramon, sesuai komitmen kepengurusan di pusat, Dewan Pers harus diyakinkan bahwa SMSI selangkah lebih konstruktif dan produktif dibanding yang lain.

”Target berikutnya adalah pembentukan SMSI di daerah-daerah yang dijadwalkan rampung untuk didaftarkan akta legalnya sebelum 25 April ini,” sebutnya.

Untuk kepengurusan awal ini, SMSI Pusat menggunakan mekanisme mandatoris ke nama-nama di setiap daerah yang diamanatkan segera memimpin terbentuknya kepengurusan SMSI sesuai kreativitas masing-masing.

Untuk program, sebut Ramon, SMSI Pusat sudah mencatat, program pertama di Kepri, ia adalah menjamin para pimred di kepengurusan SMSI Kepri menyandang prediket wartawan kompeten level utama selambat-lambatnya satu bulan setelah SMSI Kepri di-SK-kan.

”Program kedua, ketiga, dan seterusnya tentu akan sangat bergantung pada soliditas dan solidaritas kita di kepengurusan ke depan,” sebutnya.

Untuk kepengurusan tingkat daerah, cerita Ramon, saat ini sudah ada 23 provinsi yang sudah menyerahkan susunan kepengurusan SMSI-nya.

”Segeralah giliran kita berikutnya. Target sampai 25 April mesti sudah ada susunan pengurus SMSI 27 provinsi,” katanya. (jek)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here