Randika Sulap Limbah Jadi AMIGAS

0
462

Tanjungpinang – Limbah batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Galang Batang bisa jadi bahan bakar alternatif.

Temuan ini diteliti oleh Raden Randika Danusa, mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang.

”Saya menyebutnya alternatif minyak dan gas (Amigas), dan pengembangan masih berjalan hingga saat ini,” kata Randika, Minggu (19/2).

Bahan bakar alternatif Amigas itu, telah dilakukan pengujian di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kementerian Kesehatan RI di Batam.

Pengujian dilakukan atas dorongan, dan didukung oleh pihak Stisipol Raja Haji, untuk mengembangkan inovasi dan kreativitas mahasiswanya.

”Proses penggunaan Amigas sama seperti membakar kertas, tanpa menggunakan minyak untuk memancing apinya agar menyala,” terangnya.

Randika menambahkan, sebelumnya Amigas telah didemonstrasikan pada kompetisi Al Ahmadi Award Tahun 2016, yang diselenggarakan oleh Batam Pos Entreprenuer School.

Saat ini Amigas buatannya sedang dalam proses, untuk didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM.

”Semoga bermanfaat bagi pelaku usaha kecil di Kepri, dan Amigas lebih irit dari gas subsidi 3 Kilogram,” harapnya.

Ketua Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka menuturkan, sangat mendukung inovasi mahasiswanya.

Walau Randika merupakan mahasiswa prodi Ilmu Pemerintahan (IP) di Stisipol Raja Haji, menurutnya, terobosan yang dilakukan Randika merupakan bagian dari persoalan sosial.

”Persoalan limbah kerap menimbulkan konflik, dan Randika berupaya mengatasi masalah limbah batu bara yang mendatangkan manfaat,” jelas Endri.(ADLY BARA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here