Ranperda Bangunan Berciri Khas Melayu Mulai Dibahas

0
426
Husnizar Hood

DOMPAK – Pemprov dan DPRD Kepri saat ini tengah fokus dengan rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Bangunan Berciri Khas Melayu.

Wakil Ketua II DPRD Kepri Husnizar Hood mengatakan, peraturan ini sebagai wujud melestarikan Kepri yang merupakan Bunda Tanah Melayu di mata nasional.

Menurutnya, saat ini Kepri sudah memiliki nilai sejarah Melayu yang sangat melekat bagi kebanyakan wisatawan manca negara maupun luar provinsi.

Bahwa Kepri memiliki sejarah yang kental, yakni sejarah karya sastra oleh Raja Haji Fisabillah, bahkan kebanyakan orang tahu, Kepri lumbungnya masyarakat suku Melayu. Yang paling tersohornya, Kepri ini dikenal sebagai negeri pantun.

Baca Juga :  Redam Kasus Perempuan dan Anak

Tidak hanya kental dengan karya sastra, bahasa dan budaya, ciri khas sederhana lainnya, juga bisa dilihat melalui cara berpakaian masyarakatnya.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menyampaikan, tekat mewujudkan Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu ke depan harus sepenuhnya didukung elemen masyarakat.

Nurdin tidak hanya mengajak para legislator di DPRD Kepri untuk serius membahas Ranperda tersebut, melainkan juga partisipasi agar pemerintah daerah sama-sama mewujudkan cita-cita Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu, sesuai katanya visi dan misi Provinsi Kepri saat ini.

Baca Juga :  Serapan Anggaran Baru 86 Persen

”Saya berharap DPRD mendukung Ranperda ini karena sebagai wujud membangkitkan semangat Kepri yang meman dikenal daerah yang bercirikan kemelayuannya,” ujar Nurdin.

Kesungguhan Pemprov Kepri ingin mewujudkan Perda ini ke depan, juga harus di dukung pemerintah daerah. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here