Ranperda KTAR Batal Diusulkan

0
331
Rahmadi, Kadinkes Karimun

Minimnya anggaran pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Karimun tahun 2017, sehingga rencana peraturan daerah (Ranperda) tentang Kawasan Tanpa Asap Rokok (KTAR) batal dilaksanakan.

KARIMUN – ”Tahun lalu pernah direncanakan tetapi anggaran tidak cukup, sehingga dana yang tersedia tidak jadi digunakan dan pengajuan Ranperda KTAR batal diajukan. Tahun ini anggaran cukai tembakau juga tidak mencukupi sehingga batal diajukan,” kata Rahmadi, Kadinkes Karimun, Selasa (20/2) kemarin.

Menurut dia, Ranperda KTAR di Karimun sudah dapat diterapkan terutama di lingkungan sekolah, kampus, rumah sakit, ruang terbuka hijau (RTH) fasilitas umum seperti pelabuhan dan lainnya.

Tujuannya, untuk kesehatan masyarakat yang lebih baik di area ruang publik. ”Peraturan kawasan bebas asap rokok sebenarnya telah dibuatkan aturan oleh Bupati Karimun, seperti di kawasan perkantoran, pendidikan, rumah sakit, gedung DPRD Karimun dan lainnya. Hanya saja, peraturan tersebut tidak jalan sebagaimana tujuan dari peraturan Bupati (perbup) kalau tidak salah,” kata Mora, warga Karimun.

Untuk itu, DPRD Karimun diminta dapat mengalokasikan anggaran untuk pembuatan Ranperda KTAR. Sehingga, aturan tentang KTAR semakin kuat karena ada sanksi denda bagi si pelanggar Perda jika ditegakkan.

Terpenting menurutnya, pembuat Ranperda harus mematuhi Perda yang disahkan. Jika perda diterapkan, kelak pemandangan merokok di ruang paripurna DPRD Karimun harus tidak terlihat lagi.

Sebagaimana yang kerap terlihat ketika paripurna sedang berlangsung, demikian halnya di kantor pemerintahan. ”Semua pihak harus mematuhi aturan yang berlaku, kalau patuh di tempat lain. Di daerah sendiri harus patuh,” kata Mora.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here