Ratusan Benda Bersejarah Dipamerkan

0
401
MUSEUM: Kepala Dinas Kebudayaan Pemkab Lingga, M Ishak berfoto dengan salah seorang pengunjung Museum Linggam Cahaya, Daik. f-tengku/tanjungpinang pos

Pameran Museum Bersama Digelar di PPTMA

Pameran Museum Bersama adalah salah satu agenda kegiatan yang akan dilakukan di Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) yang akan digelar pada, 17-26 Nopember 2017 di Kabupaten Lingga.

LINGGA – Pameran Museum Bersama merupakan agenda kegiatan dari pengelola Museum Linggam Cahaya untuk mensukseskan Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA).

Dalam kegiatan tersebut, tidak hanya koleksi Museum Linggam Cahaya yang merupakan museum yang dikelola Pemkab Lingga yang dipamerkan, juga koleksi museum lainnya yang ikut serta dalam Pameran Museum Bersama.

”Pameran Museum Bersama ini merupakan kegiatan pertama dari rangkaian PPTMA yang akan dibuka tanggal 17 November. Tidak hanya koleksi Museum Linggam Cahaya yang dipamerkan namun juga dari peserta lain yang ikut pameran. Jadi banyak yang akan dipamerkan nanti,” kata Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Pemkab Lingga, M Ishak, Senin (31/10).

Ketua Panitia Pelaksanaan Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) tahun 2017 ini menambahkan, panitia PPTMA telah mengirimkan surat kepada pengelola museum-museum yang ada di daerah lain, termasuk Museum Nasional untuk mengambil tempat dalam kegiatan ini.

Namun hingga saat ini yang sudah menyatakan kesediaannya untuk ikut pameran adalah Balai Pelestarian Nilai Budaya Tanjungpinang dan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kepri.

”Mudah-mudahan dalam rentang dua minggu lagi akan ada peserta lain yang ikut. Bagi Museum Linggam Cahaya, dengan adanya pameran di PPTMA, mrupakan kesempatan yang baik untuk memperkenalkan keberadaan museum dengan koleksi-koleksi benda sejarah yang dimiliki untuk dikenal luas di Nusantara maupun Asia Tenggara,” kata Ishak.

Museum Linggam Cahaya menyimpan dan mengkoleksi ratusan benda cagar budaya tentang sejarah kejayaan Kerajaan Riau Lingga di masa lalu. Dengan adanya bukti sejarah ini tidak bisa dipungkiri kebesaran Riau Lingga yang pernah menjadi pusat kerajaan Melayu. Museum Linggam Cahaya memiliki ribuan koleksi benda cagar budaya peninggalan Kerajaan Lingga.

Pelaksanaan perhelatan akbar PPTMA akan disejalankan dengan hari ulang tahun Pemkab Lingga yakni pada 20 November tahun ini. Kegiatan yang juga untuk mengumpulkan tokoh Melayu yang telah mendunia ini akan mengundang sejumlah negara untuk hadir dalam perhelatan akbar perdana ini.

M Ishak yang juga Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Lingga ini mengatakan, kegiatan Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) ini juga telah melalui pembicaraan bersama sejumlah tokoh senior seperti Said Parman, Said Barakbah, Pak Abdul Malik yang sudah sekelas dunia. Perhelatan akbar ini pun berskala internasional. Saat pembicaraan dengan para tokoh, PPTMA adalah kebesaran-kebesaran Melayu yang dibuat oleh Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS).

Kegiatan ini harus bisa memperkenalkan Kabupaten Lingga sebagai Bunda Tanah Melayu. Sehingga seluruh anak Melayu di belahan dunia manapun akan kembali dan dapat mengenang.(TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here