Ratusan Iphone 6s Digilas

0
1012
DIBAKAR: Barang tangkapan Bea Cukai dimusnahkan dengan cara dibakar di Karimun, Jumat (17/3).F-Istimewa

Barang Tangkapan BC Dimusnahkan

KARIMUN – Kantor wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) khusus Kepulauan Riau melakukan pemusnahan barang sitaan, Jumat (17/3) di komplek Bea dan Cukai Kabupaten Karimun.

Disaksikan langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah, total nilai barang yang dimusnahkan tersebut tercatat lebih dari Rp 2 miliar.

Kepala Kantor wilayah DJBC khusus Kepri, Parjiya mengatakan, bahwa pemusnahan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun berdasarkan penetapan Nomor 3/pen.pid/2017/PN tbk pada 6 Maret silam.

Baca Juga :  Dua Tokoh Pers Raih Anugerah, Ramon Moderator Nasional

”Pengadilan sudah memberikan izin untuk pemusnahan bawang merah sebanyak 1.011 karung,” kata dia kepada Tanjungpinag Pos.

Tidak hanya bawang merah, barang sitaan lainnya yang turut dimusnahkan antara lain, kosmetik, pakaian, rokok ilegal, barang pecah belah, cabai kering, ban kendaraan, hingga kepada smartphone merek Iphone 6.S yang berjumlah ratusan unit juga turut digilas dengan alat berat.

Kakanwil mengatakan, pemusnahan tersebut berdasarkan hasil sitaan sejak tahun 2014 hingga maret 2017.

Ada beberapa kapal motor yang ditangkap dan barangnya disita, antara lain KM.PUTRI MARIA, KM. HAYKAL dan beberapa kapal motor lainnya sejak tahun 2014 lah.

Baca Juga :  Astaga, Kenaikan Tarif Pas SBP Tanpa Restu DPRD

KM. PUTRI MARIA saja berhasil menyita bawang dengan berat 9 kilo per karung sebanyak 1.011 karung dengan nilai sekitar Rp 33.000.000. Sementara perkiraan taksir nilai untuk barang sitaan KM.HAYKAL sebanyak Rp 2.126.207.000.

Dalam proses pemusnahan, awak media menyaksikan sebagian barang bukti dimusnahkan dengan cara ditimbun serta digilas dengan alat berat. Sementara untuk ratusan kardus rokok ilegal dimusnahkan dengan cara dibakar. (cr33)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here