Ratusan Kelong Rusak Dihantam Gelombang

0
428

Cuaca dan gelombang tingga yang terjadi di Kabupaten Lingga mengakibatkan ratusan kelong ikan teri di Desa Bakong, Kecamatan Singkep Barat diporak-porandakan angin kencang.

LINGGA – Akibatnya, nelayan yang memiliki kelong tersebut merugi dan total kerugian yang diderita mencapai miliaran rupiah.

”Tidak hanya kerugian material akibat tumbangnya kelong tersebut para pemilik kehingan mata pencaharian,” kata Samin, salah satu pemilik kelong, Senin (15/1).

Ia menjelaskan, untuk membuat satu kelong dibutuhkan uang jutaan rupiah dan besaran uang tergantung besarnya kelong. Bila cuaca bagus satu kelong minimal menghasilkan 5 sampai 10 Kg ikan bilis.

”Per kilonya kalau kualitas baik bisa dijual Rp 100 ribu per kilogram,” ucap Samin.

”Kami saat ini hanya bisa pasrah dan berharap ada bantuan dari pemerintah daerah untuk mendirikan kelong kembali,” sebutnya.

Selain itu, dua unit kelong milik warga Desa Bakong di laut Bakong habis digulung gelombang.

”Harapan kami, dapat lah bantuan dari pemerintah walaupun sikit, tak pernah kejadian macam tu sebelumnya. Kalau total kerugian seluruhnya mencapai miliaran rupiah,” imbuhnya.

Dengan kondisi cuaca ekstrem, ia bersama pemilik kelong lainnya tak berani melihat kondisi terakhir kelong yang rusak. Sebab, angin dan gelombang dapat membahayakan keselamatan saat melaut. Untuk itu, Samin berharap badai segera berlalu dan berharap bisa memperbaiki kelong yang rusak.

”Kami hanya pasrah, dan kami memohon bantuan pemerintah. Agar kelong kami bisa berfungsi kembali,” harapnya.(TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here