Ratusan Kontestan Ikuti Festival Musik

0
512
FESTIVAL TARI: Salah satu tim saat tampil menari di lomba Festival Tari Kepri di Lapangan Relief Antam Bintan, belum lama ini. f-tengku/tanjungpinang pos

Remaja Kabupaten/Kota Semarakkan PPTMA

Remaja di kabupaten/kota di Kepri akan mengikuti Festival Musik dan Tari Melayu yang akan digelar saat Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) di Lingga, 17-26 November nanti.

LINGGA – KETUA Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, H Abdul Razak BA mengatakan, penyelenggara Festival Musik dan Tari Melayu ini adalah pihak LAM Kepri sendiri.

Festival ini sudah dua kali digelar dan tahun ini adalah tahun kedua. Festival ini digelar sekali dua tahun dan pertama kali diselenggarakan di Tanjungpinang, Ibu Kota Provinsi Kepri.

”Karena tahun ini Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) diadakan di Lingga, maka mereka sebagai tuan rumah,” ujar Abdul Razak via ponselnya, Kamis (9/11) kemarin.

Namun, dalam aturan yang mereka buat, tuan rumah adalah juara umum di festival tersebut. Misalnya, jika Batam bisa juara umum di Festival Lagu dan Tari Melayu II Tahun 2017 Lingga, maka Batam akan menjadi tuan rumah tahun 2019 nanti.

Adapun peserta yang akan ikut di Festival Lagu dan Tari Melayu II adalah remaja. Pesertanya sengaja dipilih remaja agar sejak dini sudah mengenal adat istiadatnya.

Abdul Razak mengatakan, tujuan Lagu dan Tari Melayu II ini untuk menyeragamkan tarian persembahan dan lagu persembahan. Sehingga, dimanapun dilakukan tarian persembahan, bentuk tariannya sama atau seragam.

”Makanya kita mulai dari remaja. Karena mereka inilah nanti yang akan mengajarkannya kepada adik-adiknya,” tambahnya lagi. Untuk tari persembahan, kata dia, jumlahnya tujuh orang dan ada juga waktunya. Inilah yang akan diseragamkan secara perlahan-lahan.

Tim juri nanti akan diminta disediakan masing-masing kabupaten/kota. Tim juri inilah yang menilai siapa yang layak juara umum baik di lomba tari maupun bernyanyi.

Ia menambahkan, Lagu dan Tari Melayu II juga akan membentengi para kawula muda dari perkembangan zaman yang begitu pesat saat ini. Para generasi muda harus diberi kegiatan yang positif.

Mengetahui lebih dalam tentang adat istiadat dan terlibat di dalamnya tentu akan menghindari anak-anak muda dari perbuatan negatif akibat kemajuan zaman saat ini.

Budaya-budaya asing yang masuk dan tidak sesuai dengan adat timur khususnya budaya Melayu harus dihindari dari anak-anak muda. LAM Kepri juga menyediakan hadiah serta piala bagi para pemenang. Meski jumlahnya tidak banyak, namun jangan dilihat dari nilainya.

Ratusan peserta akan mengikuti Lagu dan Tari Melayu II ini. Sebab, untuk peserta tari persembahan saja minimal 7 orang tiap kabupaten. Belum lagi pemain musin dan nyanyi.(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here