Ratusan Pengunjung Ramaikan AMCF

0
57
RATUSAN pengunjung menghadiri event AMCF yang digelar Disparbud dan PSMTI Anambas. F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud), bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Anambas sukses menggelar event Anambas Moon Cake Festival (AMCF). Bahkan ratusan orang memadati acara tersebut untuk melihat AMCF tersebut, Sabtu (22/9) malam.

ANAMBAS – Masykur selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Anambas mengatakan, ia sangat mengapresiasi kepada PSMTI Anambas yang telah ikut mengsukseskan kegiatan AMCF ini..

Ia juga menyampaikan, kegiatan ini akan dilaksanakan setiap tahun dan sudah masuk diagenda kalender milik Disparbud Anambas.

”Lancarnya kegiatan ini tidak terlepas kerja sama yang baik, dengan pihak PSMTI Anambas. Untuk tahun 2019 mendatang, saya harapkan akan lebih semarak lagi,” ucap Masykur, saat menyampaikan pidatonya yang ditepuki tangan oleh seluruh pengunjung, Minggu (23/9).

Dalam kalender penanggalan budaya Tionghoa, lanjut Masykur, setiap tanggal 15 bulan delapan kalender Imlek (pertengahan musim gugur-Tiong Chiu) selalu dirayakan sebagai perayaan sembahyang kue bulan (Moon Cake).

Dimana pada saat itulah, bulan paling bulat dan paling terang sepanjang tahun. Ia melanjutkan, festival ini masuk dalam pagelaran budaya bulanan kalender event Disparbud tahun 2018.

Festival ini sebagai penutup, setelah sebelumnya dilakukan festival budaya Melayu, Minangkabau dan Nusantara.

Selain itu, ada juga akulturasi budaya lokal seperti tarian kipas dari Sanggar Tompak Tige, kolaborasi permainan biola dan akordion dengan guzheng atau kecapi.

Ketua PSMTI Anambas Toh Kian Kiong mengatakan, ia berterima kasih atas nama masyarakat etnis Tionghoa kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas khususnya Dinas Pariwisata dan Budaya yang telah ingin merayakan kesenian budaya yang mereka miliki.

Sejauh ini, belum pernah dilakukan di Anambas sejak terbentuknya kabupaten ini yang lebih dari 10 tahun. Namun pada tahun 2018 ini, kegiatan budaya etnis Tionghoa telah dilaksanakan oleh Pemda.

”Kita dari PSMTI tetap mendukung dan kegiatan ini juga, dapat memberikan rasa rindu kepada saudara-saudara etnis Tionghoa asal Anambas yang berada di luar daerah. Diharapkan dapat ke depannya bersama-sama membuat kegiatan seperti ini nantinya. Tentu target kunjungan wisata itu yang di harapkan untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama etnis,”ucap dia.

Adapun acara yang dipersembahkan malam kemarin, atraksi barongsoi, tarian etnis Tionghua, mazik Guzheng, bazar kuliner, fashion show, lampion. Bermacam-macam jajanan kuliner yang di sediakan, kua bulan, kue KU, bakpao, serabi, pak pia, Cakwe, Bakcang, Koipeng (nasi ayam), Yu Peng (nasi minyak), ngo hiang (kwitiaw sagu).(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here