Ratusan Personel Siap Jaga Perbatasan Natuna

0
254
BUPATI Natuna Hamid Rizal bersama FKPD saat pantau kesiapan pasukan pengamanan Idul Fitri 1439 H di Halaman Mapolres. F-ISTIMEWA

NATUNA – Sekitar Ratusan personel dilibatkan mulai dari unsur TNI AL, AD, AU, Polres, Satpol PP, Basarnas, Dishub Natuna, Dinas Kesehatan Natuna untuk mengamankan wilayah perbatasan pada Operasi Ketupat Seligi 2018.

Bupati Natuna Hamid Rizal selaku Pimpinan Apel gelar pasukan operasi ketupat seligi 2018 menyampaikan, bahwa sesuai amanat Kapolri operasi tersebut melibatkan sekitar 30 ribu pasukan hampir diseluruh Indonesia.

Saat ini masalah yang timbul adalah soal distribusi pangan. Banyak produsen menumpuk bahan pangan. Sehingga, membuat stabilitas harga menjadi terganggu. Pada tahun sebelumnya, secara umum kelangkaan harga pangan tidak terjadi dan cenderung stabil.

”Stabilitas harga tersebut jelas menjadi perhatian bersama, dengan dugaan produsen yang menumpukkan bahan pangan perlu pemantauan lebih lanjut. Sehingga, harga dengan begitu kelangkaan tidak sampai terjadi,” kata Bupati Hamid, saat mimpin apel pasukan di Mapolres Natuna, Rabu (6/6).

Bupati Hamid juga meminta, pengamanan tempat ibadah juga menjadi prioritas dalam rangka memberi rasa aman kepada umat muslim yang akan melaksanakan ibadah salat Hari Raya Idul Fitri.

”Akhir-akhir ini, tindakan terorisme kerap terjadi menuntut semua pihak harus waspada untuk meredam aksi-aksi teror agar tidak terjadi,” pintanya.

Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto usai apel mengatakan, kondisi kamtibmas di Natuna tergolong kondusif. Namun demi kian kewaspadaan tetap terus ditingkatkan. ”Meski kita di Natuna relatif aman, namun kita tak boleh lengah. Sebab semua bisa terjadi kapan pun. Kita terus tingkatkan pengamanan melalui koordinasi dengan semua pihak terkait,” ucapnya.

Menurut Kapolres, pengamanan difokuskan pada titik-titik tertentu, misalnya tempat ibadah, pelabuhan penyeberangan, bandara, objek wisata dan tempat keramaian. Sedangkan untuk personel untuk pengamanan di pulau-pulau menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi dilapangan.

”Kita tetap harus melakukan tindakan antisipasi meningkatkan kesiap siagaan selama operasi ketupat seligi 2018 berlangsung. Pada operasi ini kita menerjunkan sekitar 80 orang personel serta dukungan dari TNI maupun unsur dari pemerintah daerah,” tutupnya. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here