Rawan Banjir, Warga Minta Relokasi Sekolah

0
561
BANJIR: Sekolah di Desa Keton, Kecamatan Lingga Timur yang terendam banjir. F-TENGKU/TANJUNGPINANG POS

Lingga – WARGA Desa Keton, Kecamatan Lingga Timur, meminta Pemkab Lingga untuk merelokasi SD 034 di desa tersebut. Pasalnya, lokasi sekolah yang dibangun tahun 1984 tersebut rawan banjir.

Lebih dari dua jam hujan turun, sekolah yang berdinding papan ini dipastikan akan kebanjiran. Hal ini tentu sangat mengganggu proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

”Untuk relokasi sekolah telah kami usulkan sejak tahun 2014, namun hingga saat ini belum direalisasikan. Tahun 2015, pernah masuk dalam APBD karena defisit sekokah batak direlokasi,” kata Kepala Desa Keton, M, Rais, Jumat (3/2).

Dikatakannya, tidak hanya bermasalah karena sering banjir, lahan sekolah ini juga masih menjadi sengketa dengan pemilik lahan. Hingga kini sengketa lahan belum dapat diselesaikan.

”Kondisi ini jelas menganggu konsentrasi guru yang memberikan pelajaran,” sebutnya.

Selain rawan banjir sekolah juga tidak memiliki rumah dinas guru, hingga guru yang mengajar hatus bolak-balik Daik Keton setiap hari dengan jarak sekitar 30 KM.

”Belum lagi kondisi jalan yang rusak di beberapa tempat,” ucapnya.

Saat musim hujan, aktivitas belajar mengajar teroaksa dihentikan karena air luapan sungai membanjir sekolah hingga ruang kelas. Setelah air surut guru dan murid tentunya membersihkan ruang kelas dari lumpur bekas banjir.

”Lalu kapan anak-a ak bisa belajar untuk mendapatkan ilmu,” lirihnya.

Selain relokasi sekolah, Rais juga berharap Pemkab Lingga membangun akses halan menuju laut. Saat ini warga baru bisa melakukan aktivitas mencari ikan bila air laut sedang pasang.

”Akses jalan ini sangat menunjang perekonomian warga,” imbuhnya.(TENGKU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here