Razia Digelar Tiap Malam di Jembatan Dompak

0
1502
Suasana Jembatan Dompak Tanjungpinang di malam hari. f-suhardi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Tradisi nongkrong masih kerap dilakukan para kawula muda umumnya di Ibukota Kepri. Bahkan, ada yang hobi nongkrong sampai larut malam. Tak hanya itu, kadang aktivitas remaja di jembatan Dompak kerap di sejalankan dengan balap liar. Untuk menjaga ketertiban dan keamanan pihak Satpol PP dan Polres Tanjungpinang punya agenda patroli ke sekitar Jembatan Dompok.

Berangkat dari hal itu, jajaran Satpol PP Kepri bersama jajarannya, mulai melakukan patroli dengan berkoordinasi petugas kepolisian Polres Tanjungpinang. Sabtu sampai Minggu dini hari kemarin, sejumlah petugas Satpol PP, tampak mulai berjaga di depan pintu masuk Jembatan I Dompak, bahkan menyisir lokasi lainnya, seperti gedung-gedung perkantoran, dan taman di sepanjang pusat perkantoran Gubernur Kepri tersebut.

”Sejak jembatan I Dompak ini aktif, dibuka untuk umum, banyak anak muda yang datang dan nongkrong sampai dini hari. Tak hanya itu, kami sering mendapat laporan, mereka tak hanya nongkrong, bahkan ada aktivitas balap liar juga, bahkan pernah ditemukan ada yang pesta minuman keras,” jelas Kasi Deteksi Dini Satpol PP Raden Guntur didampingi Kasi Ops Iksan Yudistira saat patroli di kawasan Jembatan I Pulau Dompak, Minggu (4/2) malam kemarin.

”Ke depan, berdasarkan intruksi Gubernur Kepri Nurdin Basirun, di atas pukul 22.00 sampai dini hari, mulai dari pintu masuk jembatan I Dompak tersebut, para pengunjung sudah harus ditertibkan.

Tak hanya Gubernur bahkan, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, juga mendorong supaya petugas Satpol PP mengintensifkan, pengawasan serta mengamankan, para pengunjung yang sengaja datang untuk aktivitas yang menganggu ketertiban, kenyamanan Ibukota.

”Mulai Minggu ini sampai seterusnya, kami akan terus melakukan patroli di sekitar pulai Dompak ini,” jelas Raden.

Demikian juga dengan Polres Tanjungpinang yang akan terus melakukan patroli rutin untuk menjaga situasi Kamtibmas mendekati Pilwako Kota Tanjungpinang 2018. Kini Polres Tanjungpinang melakukan cipta kondisi dengan sasaran balap liar dan tindak kriminal yang meresahkan masyarakat, Minggu (4/2).

Kabag Ops Polres Tanjungpinang Kompol Afdal mengatakan, razia cipta Kondisi ini sasarannya pelaku balap liar, Curas, Curat dan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Personel yang dikerahkan sebanyak 106.

”Balap liar yang biasa dilakukan para remaja menjadi salah satu sasaran kita dalam kegiatan cipta kondisi ini,” katanya Minggu (4/1).

Afdal menyebutkan, dalam kegiatan cipta kondisi kali ini, pihaknya belum ada mengamankan pelaku balap liar yang berhasil dijaring. Termasuk para pelaku balap liar yang biasa beroperasi di daerah Jembatan Dompak dan Basuki Rahmad. Petugas hanya menghentikan aktivitas tersebut dan kendaraannya langsung dicek dan diberikan peringatan agar tidak mengulangi kembali.

”Setelah dicek kelengkapan surat-surat maka mereka dibubarkan untuk pulang ke rumah masing masing,” sebutnya.

Lanjutnya, selain balap liar para remaja yang sedang mengumpul di tempat-tempat persimpangan jalan dan jembatan yang digunakan untuk duduk-duduk dilakukan pengecekan identitas diri.

”Para remaja baik yang duduk-duduk di jembatan dan akan melakukan balap liar kita bubarkan,” tuturnya.

Para personel yang melakukan cipkon dibagi tiga zona yakni zona I terdiri dari Polsek Tanjungpinang Timur dan Polsek Bandara Raja Haji Fisabilillah, zona II dari Polsek Bestari, Sabhara, Lantas, Intelkam, Satreskrim dan Satresnarkoba Polres Tanjungpinang. ”Zona tiga terdiri dari Polsek Kota, Polsek Tanjungpinang Barat dan Polsek KKP,” ujarnya. (ray/ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here