Razia Pelajar yang Keluyuran

0
202
BUPATI Bintan H Apri Sujadi memukul gong, pada saat membuka rapat koordinasi pendidikan tahun 2020, di Bhadra Resort, Senin (2/3) pagi kemarin.

Rakor Pendidikan Jadi Awal Penegakan Perbup Nomor 66/2014

Pemkab Bintan akan menerapkan secara maksimal Peraturan Bupati nomor 66/2014 tentang jam wajib belajar malam bagi pelajar se-Bintan. Komitmen menjalankan Perbup ini dimulai pada saat rapat koordinasi (rakor) pendidikan di Bhadra Resort & Convention Km 25, Toapaya, Senin (2/3) kemarin.

BINTAN – RAKOR pendidikan tahun 2020 dibuka secara resmi oleh Bupati Bintan H Apri Sujadi. Rakor dihadiri anggota DPRD Bintan, Ketua Ombudsman Provinsi Kepri, Kadisdik Bintan Tamsir SSi MSi, FKPD, sejumlah kepala OPD, dewan pendidikan, pengawas, seluruh kepala TK, SD, SMP, Kepala LPMP, Kemenag dan dan peserta lainnya.

Pada saat rakor, dilakukan penandatanganan komitmen bersama, untuk penegakan Perbup nomor 66/2014 tentang jam wajib belajar malam bagi pelajar. Baik untuk pelajar SD, SMP dan SMA di Kabupaten Bintan. Penandatanganan ini dilakukan antara Polres Bintan, Satpol PP Bintan, KPAI, DP3AP2-KB, Dinas Pendidikan, DPRD Bintan, camat, lurah/desa, seluruh kepala sekolah sampai ke tingkat RT/RW.

Baca Juga :  Fenomenal, Polres Tangkap 11 Kilogram Sabu

”Dengan komitmen ini, tingkatkan razia pelajar yang keluyuran di atas pukul 22.00 malam,” tegas H Apri Sujadi, Bupati Bintan usai membuka Rakor Pendidikan, kemarin.

Apri Sujadi mengatakan, saat ini diperlukan fokus pendidikan yang berorientasi pada pendidikan karakter. Pemkab Bintan terus berbenah untuk bidang pendidikan Bintan. Tujuanya, agar pendidikan Bintan mampu bersaing. Baik di tingkat nasional, maupun internasional.

”Hanya saja, jangan sampai pemahaman ilmu pengetahuan yang kita tanamkan pada anak-anak, tidak kita imbangi dengan menanamlan nilai-nilai luhur kebudayaan kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Bintan Minta Swasta Kelola Pelabuhan Berakit

Kepala Dinas Pendidikan Bintan, Tamsir SSi MSi menyampaikan, Rakor Pendidikan 2020 ini mengusung tema merdeka belajar, kuatkan pendidikan karakter dan pendidikan yang berkualitas.

”Rakor ini merupakan suatu hal wajib, yang akan menjadi wadah dan ruang bagi penyampai aspirasi dunia pendidikan. Rakor pendidikan ini, juga menjadi awal penegakan Perbup nomo 66/ 2014 tentang jam malam belajar, agar dilaksanakan secara maksimal,” ujarnya.

Selain penandatangan penegakan Perbup 66/2014, turut dilaksanakan MoU bidang pendidikan, antara Disdik Bintan dengan STAIN Abdur Rahman Kepri, sekaligus launching Sistem Manajemen Pendidikan (Sampan) Bintan, serta Radio Pendidikan Kabupaten Bintan. Launching ini dilakukan oleh Bupati Bintan H Apri Sujadi.

Baca Juga :  November, Pemkab Serahkan Perlengkapan Sekolah Gratis

”Kita juga menyerahkan bantuan laptop kepada SMPN 7, SMPN 17, SMPN 13, SMPN 20, SMPN 8, dan bantuan Very Small Aperture Terminal (VSAT) untuk sekolah di daerah hinterland. Yaitu kepada SMPN 19, SMP 18, dan SMP 7,” jelas Tamsir.

”Tujuan rakor ini untuk menyinkronkan kebijakan Mendikbud RI tentang merdeka belajar, dengan satu pendidikan. Sekaligus evaluasi program tahun anggaran 2019. Kemudian, kita tampung aspirasi atau usulan untuk kegiatan tahun 2021,” sambungnya. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here