Razia Sejam, Terima PAD Rp27 Juta

0
299
Hj Reni Yusneli (kanan) turun langsung meninjau pemeriksaan kepatuhan warga membayar pajak bermotor, kemarin. f-istimewa

Pemutihan Pajak Kendaraan Berakhir 31 Agustus

Samsat Tanjungpinang bersama dengan jajaran Polres Tanjungpinang menggelar razia gabungan pajak kendaraan bermotor di Lapangan Pamedan Tanjungpinang, Selasa (7/8).

TANJUNGPINANG – Razia Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), mulai sejak Senin (6/8) di depan Hotel Puria. Hari pertama razia, hanya satu jam Samsat Tanjungpinang mendapatkan pemasukan pajak sebesar Rp 27,3 juta. Dengan jumlah kendaraan yang bayar pajak ditempat, untuk roda dua sebanyak 60 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 7 unit.

Dihari pertama razia Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Kepri, Hj Reni Yusneli turun langsung bergabung dengan tim Samsat Tanjungpinang.

Menurut Reni Yusneli, pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), dimana nantinya uang hasil pembayaran pajak dari masyarakat akan digunakan untuk membangun daerah itu sendiri.

Namun, tak sedikit masyarakat yang enggan untuk membayar pajak kendaraan bermotornya. Hal ini tentunya akan berdampak pada pembangunan daerah itu sendiri. Oleh karena itu upaya peningkatan kesadaran wajib pajak khususnya kendaraan bermotor terus diupayakan.

”Kemarin, Samsat Kota Tanjungpinang bersama dengan Lantas Polres Tanjungpinang menggelar razia rutin guna meningkatkan kesadaran masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor untuk taat pajak,” kata Reni Yusneli, kemarin.

Kata dia, kegiatan ini juga diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kepri.

Menurutnya, pperasi penertiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), bertujuan untuk meningkatkan penerimaan pajak dari sektor pajak kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.

Menurutnya, selain itu juga dalam rangka sosialisasi pajak kendaraan dan program pemutihan denda pajak yang dilaksanakan oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Proivnsi Kepri selama empat bulan teraknir ini.

Razia ini juga sekaligus melayani pembayaran pajak langsung dilokasi razia dengan cepat. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk taat membayar pajak kendaraannya tepat waktu. Program pemutihan pajak kendaraan yang dicanankan pemerintah sejak Mei lalu, akan berakhir 31 Agustus 2018, pada pukul 18.00. Ia minta kepada masyarakat untuk mengecek kembali pajak kendaraannya, apakah sudah membayar pajak atau belum.

Sambung dia, masih ada waktu untuk mengikuti program pemutihan denda pajak. Pemutihan denda pajak, sambung dia selain untuk memberikan kesadaran pentingnya membayar pajak, juga untuk meningkatkan PAD. ”Alhamdulillah masyarakat kita sudah mulai sadar membayar pajak. Tapi, ada juga sebagian belum membayar pajak,” bebernya.

Sementara itu, Kaur Bin Ops Satlantas Polres Tanjungpinang, Iptu Ahmad Saputra mengatakan, dalam operasi ini kita hanya membantu pihak Dispenda, namun apabila ada pengendara yang tidak melengkapi surat berkendara maka kita berikan surat tilang.

”Kami diminta bantuan untuk menertibkan para pelanggar yang melanggara, dalam razia ini ada tujuh pengendara yang tilang,” katanya, Selasa (7/8).

Lanjutnya, dalam berkendara masyarakat Tanjungpinang sudah mulai sadar dengan berlalulintas, itu terlihat dengan kasat mata seperti pengendara sepeda motor yang berboncengan sudah banyak yang menggunakan helm ganda. Pengendara juga sudah melengkapi dengan surat surat berkendara.

”Namun masih ada yang tidak lengkap dengan surat, kemungkinan mereka lupa untuk memperpanjang surat-surat berkendara,” sebutnya.

Ahmad menyebutkan, para pengendara yang diberikan surat tilang ini tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM) dan juga ada yang melanggar masa STNK sudah habis maka kita tindak sesuai dengan aturan. ”Kita lakukan tilang kepada para pengendara yang tidak melengkapi surat-surat,” jelasnya.

Ahmad mengimbau, kepada masyarakat Tanjungpinang untuk meningkatkan budaya tertib berlalu lintas. (RAYMON-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here