RDK dan Tanjungpinang Pos Raih Anugerah Pariwisata Kepri

0
427

BATAM – Pertumbuhan pariwisata Kepri, hingga berada diperingkat dua nasional saat ini, disyukuri dengan memberikan apresiasi bagi semua pihak yang terlibat. Apresiasi itu juga dimaksudkan untuk mendorong semangat dalam membantu pertumbuhan pembangunan dunia pariwisata. Apresiasi tidak hanya diberikan untuk pelaku usaha atau insan pariwisata, namun dunia pers juga. Tanjungpinang Pos salah satu yang mendapat penghargaan atau anugerah malam itu.

Kegiatan perdana, malam Anugerah Pariwisata Kepri 2019 digelar di Pasific Palace Hotel Batam, Sabtu (31/8). Di antara delapan media cetak, online dan radio, Tanjungpinang Pos salah satu penerima anugerah. Penghargaan dari Dinas Pariwisata Kepri itu diserahkan Kabiro Komunikasi Kemenpar RI Guntur Sakti dan diterima Pimpinan Redaksi Tanjungpinang Pos, Zakmi.

Selain itu, tokoh seni Kepri dan Budayawan, Rida K Liamsi (RDK) juga menerima penghargaan sebagai insan berdedikasi, bersama Kris T Wiluan, Husnizar Hood dan Abdul Wahab. Sementara untuk kepala daerah kabupaten/kota, Wali Kota Batam, HM Rudi dan Bupati Bintan, Apri Sujadi juga menerima penghargaan atas komitmennya di dunia pariwisata.

Usai menerima penghargaan, Zakmi menyampaikan, penghargaan ini suatu apresiasi bagi Tanjungpinang Pos untuk terus menyajikan berita yang bermanfaat bagi orang banyak dan daerah. “Kita juga berterima kasih kepada Kemenpar dan Dispar Pemprov Kepri yang telah memberi penghargaan kepada Tanjungpinang Pos. Tanjungpinang Pos akan terus berupaya menyajikan informasi yang terbaik untuk pembaca,” janjinya.

Baca Juga :  Latifa Nafkia Terseret Arus

Malam anugerah itu juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Tanjungpinang Pos karena penghargaan itu diterima bersama pembina managemen Tanjungpinang Pos, Datuk Rida K Liamsi juga mendapat penghargaan serupa. “Beliau mendapat penghargaan karena sudah berkontribusi banyak atas perkembangan pariwisata di Kepri,” kata Zakmi.

Kategori penghargaan sendiri, selain insan berdedikasi, media, kepala daerah berkomitmen, ada juga kategori khusus supporting sector, akademisi peduli pariwisata, destinasi wisata bahari dan alam, destinasi wisata budaya dan sejarah, event, community based tourism, hotel dan resort, serta assosiasi pariwisata sebagai penghargaan khusus.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Boeralimar mengatakan, malam anugerah diberikan sebagai apresiasi kepada semua pihak, dalam mewujudkan iklim wisata yang kondusif. Sehingga kedepan, semua pihak juga semakin bersatu dan bersemangat dalam mendorong serta membantu pertumbuhan pariwisata Kepri.

“Semua pihak sudah memberikan kontribusi bagi pariwisata di Kepri. Ini harus kita jaga,” katanya.

Selain itu, diharapkan komitmen bersama dapat mewujudkan iklim yang kondusif bagi tumbuh kembangnya pariwisata di daerah setempat. Dimana, majunya pariwisata Kepri hingga menjadi daerah tujuan wisata nomor dua nasional itu, tak lepas dari sinergi unsur pentahelix.

Baca Juga :  Ratusan Warga Mengungsi

“Yaitu meliputi pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, media, dan komunitas,” beber Boeralimar.

Diakui, tingginya kunjungan wisatawan di Kepri, sejalan dengan besarnya potensi wisata di Provinsi ini. “Kemenpar juga telah menerapkan tiga strategi untuk meningkatkan kunjungan wisman ke Batam dan Kepri,” imbuh dia. Boeralimar.

Sementara Kabiro Komunikasi Kemenpar RI, Guntur Sakti membenarkan keberhasilan Kepri, meraih peringkat dua dalam kunjungan wisman, setelah Bali. “Pertumbuhan Kepri ini dibuktikan di semester 1 tahun ini, Kepri menjadi daerah tujuan wisatawan nomor dua nasional, setelah Bali,” ujar Guntur.

Diakui, dengan capaian itu, menjadi sebuah kebanggaan dan magnet untuk semakin memiliki komitmen yang kuat dalam memajukan pariwisata Kepri. Dimana, pariwisata sudah menjadi sektor andalan Kepri. Sehingga, semua sektor harus memberikan dukungan. Mulai infrastruktur hingga transportasi. 

“Semua harus bergerak dan terus berbenah, agar semakin nyaman tamu (wisman) datang ke rumah kita (Indonesia),” himbaunya.

Sementara, Gubernur Kepri melalui Sekdaprov Kepri, Arif Fadillah meminta agar letak geografis daerah ini, benar-benar dimanfaatkan. “Rugi jika kita tidak mengembangkan pariwisata, karena dari pariwisata jugalah yang akan membawa nama negeri ini mendunia,” himbau Arif.

Baca Juga :  Jelang Pileg, Bacaleg Golkar Ikut Orentasi

Diajak agar bersama-sama berjuang, memanfaatkan pariwisata Kepri, di antara Singapura dan Malaysia. Diminta agar semua pihak tidak puas dengan pariwisata Kepri di nomor urut dua. “Kita harus terus mendorong pariwisata terus bangkit. Perlu mewujudkan wisatawan mudah dapat akses. Kita harus menjaga Kepri aman dan tertib,” sambungnya.

Diharapkan, akses penerbangan dari Singapura ke Natuna bisa diwujudkan. Demikian dengan Anambas yang memiliki pulau Bawah, Lingga dengan wisata budaya dan adat serta Tanjungpinang dengan objek wisata, Penyengat. 

“Kalau ada pesawat dari Singapura ke Natuna, tu sangat luar biasa. Kita lihat potensi kita sangat besar Jadi rugi kalau tidak manfaatkan,” ujarnya.

Diakui, pihaknya sangat berharap pariwisata bisa mengangkat ekonomi Kepri. Dia mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama membicarakan pengembangan pariwisata. Termaksud diminta juga agar agen travel menambah paket wisata ke Penyengat dan Tanjungpinang. 

“Agar merata wisatawan masuk daerah kita. Tidak hanya Batam-Bintan. Harapan kami, teman-teman silahkan rapat dengan stakeholder. kita akan kemnas berbagai kegiatan untuk bisa mendongkrak pariwisata kita,” imbuhnya.(mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here