Realisasi Fisik Mencapai 79 Persen

0
191
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat memimpin rapat rutin bersama kepala OPD di Kantor Gubernur Kepri di Dompak, Senin (26/11). F-istimewa/humas pemprov kepri

Berdasarkan skala nasional, Kepri berada di posisi keenam terkait capaian realisasi fisik hingga 23 November yakni sebesar 79 persen. Kepri di bawah Sumatera Selatan, Yogyakarta, Gorontalo, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

DOMPAK – Terkait realisasi penyerapan anggaran yang tercatat per tanggal 23 November 2018 sudah terserap sebesar 72,01 Persen, pekerjaan fisik juga terus terprogres.

Apalagi OPD yang mengerjakan proyek-proyek strategis sudah melaksanakan dan banyak kegiatan yang sudah dan bahkan telah selesai 100 persen.

Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri untuk dapat segera menyelesaikan semua progam kerja dan kegiatan yang telah dianggarkan pada tahun 2018. Mengingat waktu sudah memasuki akhir tahun.

”Tetap fokus dan tepat waktu. Jangan sampai banyak kegiatan yang tidak tercapai dengan maksimal hasil maupun penyerapan anggarannya,” ujar Nurdin saat memimpin Rapat Rutin OPD di ruang Kerjanya Kantor Gubernur di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (26/11).

Apalagi menyangkut beberapa proyek strategis misalkan infrastruktur, Nurdin ingin hasilnya segera terlihat agar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Nurdin juga membahas terkait progres pengembangan kawasan Pulau Dompak. Nurdin juga meminta kepada pihak Satpol PP khususnya untuk menjaga kawasan Pulau Dompak, apalagi di beberapa titik seperti Kawasan Tugu Provinsi yang telah selesai pengerjaannya dan sudah mulai dipadati masyarakat.

”Agar dijaga terus kawasan tersebut. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan jangan sampai terjadi. Lebih baik mencegah sebelum terjadi. Kita juga ingin masyarakat merasa nyaman dengan kawasan baru tersebut,” pesan Nurdin.

Senada dengan Gubernur, Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah juga meminta semua OPD untuk terus pro aktif dalam menyelesaikan tugasnya.

”Apalagi sisa hari kerja yang hanya 24 hari. Jangan sampai terlambat dan semua kegiatan harus menampakkan hasilnya,” ujar Arif.

Namun, meski di pekerjaan harus dilakukan secepatnya, kualitasnya tetap harus diutamakan. Jangan asal jadi dikerjakan.(MARTUNAS-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here