Rehab Lapangan Voli Sebong Lagoi Harus Sesuai RAB

0
107
DAENG M Yatir Ketua Komisi I dan anggota mengecek kualitas rehab lapangan voli Desa Sebong Lagoi, Rabu lalu. f-istimewa

BINTAN – Ketua Komisi I bidang pemerintahan DPRD Bintan Daeng M Yatir masih geram, dengan hasil sidak kegiatan rehabilitasi sarana lapangan voli di Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong hingga, Kamis (25/7) kemarin. Karena, proyek yang dikerjakan oleh pemerintah Desa Sebong Lagoi itu, terkesan akal-akalan belaka.

Rombongan Komisi I DPRD Bintan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan kegiatan rehab lapangan voli itu, Rabu (24/7) siang lalu. Saat sidak, hasil pekerjaan lapangan voli tersebut jauh dari perencanaan.

”Lapangan saja diketuk pakai palu kecil, hancur. Yang keluar malah pasir. Itu menandakan bahan semennya sangat sedikit. Kemudian, kegiatan dikabarkan dengan swakelola masyarakat. Tak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibikin mereka,” ungkap Yatir dengan nada kesal, Kamis (25/7) kemarin.

Dalam RAB, sebut Yatir, total dana yang dialokasikan untuk rehab lapangan voli itu, mencapai Rp171,1 juta. Alokasi dananya terdapat upah kepala tukang, upah tukang, upah pekerja sampai dengan upah angkut pasir. Beberapa item itu saja, mencapai Rp45 juta.

”Sementara dalam pelaksanaannya memberdayakan masyarakat, dengan konsep swakelola,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Yatir, dalam pengadaan bahan, tertera dalam RAB itu 449 zak semen, dengan biaya mencapai Rp30 juta. Sedangkan pekerjaannya hanya lapangan voli, pagar dan batu miring dalam ukuran atau volume pekerjaan yang sedikit. Bahan lainnya menggunakan 67 kubik kerikil, pasir dan material lainnya.

”Tapi hasilnya kok seperti ini? Diketuk sedikit saja hancur. Semennya tak nampak, yang ada pasir saja yang bertabur. Kami minta kegiatan dikerjakan sesuai RAB,” tegas Yatir.

”Atau kegiatan diaudit dan disesuaikan dengan RAB. Sisa anggarannya dari kualitas pekerjaan yang ada, dikembalikan ke kas desa,” pintanya. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here