REI Bangun 1.500 Rumah Murah

0
710
Yasinul Arief DPD Real Estate Indonesia Kepri

Sejak awal 2017, DPD REI Kepri kecuali Batam sudah membangun 1.500 rumah subsidi. Meski pembangunan rumahnya sudah 1.500, namun itu masih jauh dari target, karena REI Kepri ditargetkan membangun rumah murah sebanyak 4.000 unit.

TANJUNGPINANG – Hal itu disampaikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Kepri kecuali Batam, Yasinul Arief kepada Tanjungpinang Pos, Senin (6/11).

Menurut Arief, ada beberapa faktor kendala yang dihadapi para developer dalam membangun rumah subsidi di Provinsi Kepri kecuali Batam. Pertama, keterbatasan lahan untuk membangun rumah. Kemudian, keterbatasan alat transportasi laut untuk membawa material bangunan. Karena daerah Provinsi Kepri adalah daerah kepulauan yang memiliki beberapa pulau.

Baca Juga :  Hari Ini, Lis-Syahrul Resmikan Night Market

”Belum lagi kebijakan dari kepala daerah tersebut, yang kelihatan kurang mendukung program satu juta rumah oleh pemerintah pusat,” kata dia.

Untuk mewujudkan hingga mensukseskan program satu juta rumah, ia berharap, dari intansi terkait, baik itu pemerintah daerah hingga perbankan untuk memberikan kemudahan kepada pihak pengembang yang membangun rumah subsidi di daerahnya. Karena rumah yang dibangun developer membantu masyarakat untuk memiliki rumah.

Tren terkini, kata dia, masyarakat paling suka membeli rumah subsidi. Perbandingannya, 90 persen pangsa pasar jual beli rumah subsidi. 10 persen lagi pangsa pasar rumah komersil.

Baca Juga :  Bangunan Liar Langsung Digusur

Karena menurutnya, harga rumah subsidi yang dibangun oleh developer telah ditentukan oleh pemerintah. Untuk tahun 2017 ini, harga rumah subsidi dibanderol sekitar Rp 129 juta. Ditambah lagi dengan suku bunga kredit sebesar 5 persen. ”Bunga paling ringan sepanjang sejarah,” terang dia.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here