REI Fokus di Wilayah Timur

0
58
DEVELOPER membangun perumahan murah bersubsidi di kawasan jalan Lembah Asri, Tanjungpinang Timur. f-yendi/tanjungpinang pos

Pembangunan Perumahan Murah Bersubsidi

TANJUNGPINANG – REAL Estate Indonesia (REI) Kepri tidak termasuk Batam, sedang fokus membangun perumahan di wilayah Tanjungpinang Timur. Pasalnya, lokasi tersebut masih luas hingga bisa untuk membangun rumah subsidi.

Ketua REI Kepri tidak termasuk Batam, Toni mengatakan, pembangunan ini ditujukan untuk rumah bersubsidi, pelaksananya adalah developer atau pengembang. Khususnya perusahaan swasta yang bergabung di REI Kepri.

”Kita di REI ada sekitar 34 perusahaan yang masih aktif, dan bangun rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah disebut (MBR),” jelas Toni, Senin (23/4).

Selain itu, lanjut Toni, pengembang maupun developer menilai wilayah Tanjungpinang Timur dinilai strategis. Karena dekat dengan pasar tradisional, yaitu Pasar Bestari Bintancentre (Bincen). Kemudian, ada beberapa swalayan hingga SPBU, serta terminal Sungai Carang Tanjungpinang. Jadi, semua ini memudahkan masyarakat untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Seperti belanja kebutuhan sembako hingga pakaian serta lainnya.

”Sudah ramai daerah itu. Bagus dan cocok dibangun perumahan lagi. Karena potensinya cukup besar,” terang dia.

Sampai saat ini, rumah murah bersubsidi merupakan rumah idaman serta impian masyarakat yang belum memiliki rumah pribadi. Pihak yang memberikan harga rumah subsidi dengan tipe 36, dari pemerintah. Artinya, pengembang atau developer hanya membangun rumah hingga menjual rumah subsidi tersebut.

”Saat ini harga yang dipatok dari pemerintah sekitar Rp 136 juta,” ucap dia.

Kemudian, pemerintah juga memberikan kemudahan buat masyarakat untuk mendapat rumah impiannya. Seperti dari suku bunga 5 persen selama 20 tahun, uang muka kisaran 1-5 persen dari harga rumah, dan angsuran rumah sekitar Rp 800 ribu per bulan.

”Kalau kita sewa rumah sekitar Rp 600 ribu per bulan. Tapi, kan rumah itu bukan milik kita. Kalau angsuran Rp 800 ribu per bulan, rumah itu sudah milik kita. Aman deh,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat khususnya yang belum memiliki rumah idaman, untuk segera melakukan transaksi beli rumah subsidi dengan para pengembang atau developer. Karena rumah yang dibangun developer atau pengembang tersebut memiliki kelebihan, dibandingkan rumah subsidi sebelumnya. Salah satunya dinding rumah luar dalam sudah di plaster.

”Ini aturan dari pemerintah. Kita tinggal bawa barang langsung menempati rumah itu,” sebut dia.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here