Rekaman KTP Harus Selesai Tahun Ini

0
695
MENGURUS KTP: Warga saat mengurus KTP Elektronik belum lama ini.f-istimewa

Pelayanannya Cuma di Disdukcapil

Untuk mempercepat perekaman KTP-elektronik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Tanjungpinang, menambah dua alat perekam KTP Elektronik. Total sudah ada tiga alat perekam KTP-el.

TANJUNGPINANG – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menargetkan perekaman KTP elektronik harus selesai sebelum akhir tahun 2018 ini. Hal itu untuk mempersiapkan pendaftaran Pilkada Serentak 2018, termasuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungpinang, Irianto, dua alat perekam KTP-el ini bisa bisa merekam 150 orang hingga 180 jiwa per harinya. Perekaman KTP-el hanya bisa dilakukan di kantor Disdukcapi. Belum bisa di lakukan di kantor camat.

Baca Juga :  Tahun Ini, Pengusaha Wajib Bayar UMK Rp3.006.999

Masih ada sekitar 5.000 warga di Tanjungpinang belum melakukan perekaman KTP-el. Ia minta warga harus berbondong-bondong datang ke Disdukcapil melakukan perekaman KTP-el. Karena, Kemendagri berharap seluruh warga di Indonesia termasuk di Tanjungpinang, yang sudah wajib ber-KTP harus selesai melakukan peremakan KTP-el.

Warga yang telah melakukan perekaman KTP-el, belum bisa langsung di-cek KTP-elnya. Sudah ada 16 ribu warga sudah melakukan rekaman tapi belum bisa dicetak KTP-el. Bukan karena faktor blangko minim, alat cetak KT-el tinggal satu. Hanya bisa mencetak 50 KTP-el per hari. Kalau tetap di paksakan mencetak lebih dari 50 KTP-el per hari, bisa-bisa jebol. Pemko Tanjungpinang tidak bisa menganggarkan alat cetak KTP-el tersebut. Alat perekaman ini adalah aset dari Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga :  Pemprov Beberkan Proyek Terpadu

”Hanya satu mesin pencetak KTP-el yang berfungsi, lainnya rusak,” kata Irianto, kemarin.

Kata dia, sesuai data yang dimiliki Disdukcapil Tanjungpinang, masih ada 5 ribu lebih warga belum melakukan rekaman KTP-el. Mayoritas adalah pemilik KTP Siak.

Warga masih memegang KTP Siak, meskipun KTP ini sudah tidak berlaku lagi secara nasional termasuk di Tanjungpinang. Belum lagi,warga Tanjungpinang yang sudah berumur 17 tahun, masih banyak belum melakukan rekaman KTP-el.

”Targer dari Kemendagri semua warga sudah rekaman KTP-el paling lambat akhir Desember. Kalau di Tanjungpinang mustahil ini terwujud,” bebernya.

Ia mengajak kepada masyarakat terutama yang belum melakukan rekaman KTP-el, segera melakukan perekaman di kantor Disdukcapil. Sebab, bila tidak melakukan rekaman KTP-el, maka hak memilih di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang 2018 mendatang hilang.

Baca Juga :  Bright Gas 5,5 Kg Tak Laku

Karena, syarat untuk memberikan hak pilih di TPS, warga harus memiliki KTP-el atau surat keterangan (suket) penganti KTP-el. Setelah rekaman KTP-el selesai, warga diberikan suket. Suket ini berlaku enam bulan. Fungsinya, sama dengan fungsi KTP-el, bisa digunakan untuk mengurus admintrasi di perbankan, BPJS, mengurus SIM, paspor, mengurus akad kredit rumah dan sebagainya.
(ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here