Reklamasi Pantai untuk Parkir

0
558
Pengunjung Tepilaut berdesak-desakan di pantai saat menyaksikan atraksi di Festival Bahasi Kepri (FBK) beberaap waktu lalu. f-Suhardi/tanjungpinang pos

Mbs Kalau bise saye beri saran lebeh baek pemerintah cermat untuk membagun di tepilaut, kecuiali kalau ada lahan untuk perpakiran. nanti sesak di tepi laot, kecuali kalau berani mereklamasi pantai.
+6281314992494

Reklamasi Tugu Pensil
MBS. Tak kreatif. Pemprov Kepri mau reklamasi tepi laut tpi, masih banyak tempat lain yg harus dibenahi kalau untuk mempercantik kota Tanjungpinang sebagai ibukota prov kepri. Seperti daerah pemukiman di sepanjang pantai antara tugu pensil ke kantor walikota lama. Atau tugu pensil dibenahi. Direklamasi.
081372337575

TANGGPAN:
Proyek pembangunan kawasan terpadu Gurindam 12 ini merupakan salah satu ikon Ibukota Kepri. Tidak hanya itu, jika sudah nampak wujudnya, maka menjadi salah satu kebanggaan masyatakat Kepulauan Riau pada umumnya. Saya bertekad ingin membangun kawasan tersebut, karena Tanjungpinang adalah daerah yang salah satu paling sering menggelar event wisata yang berada di pesisir laut.

Yang terpenting adalah, rencana Pembangunan kawasan gurindam 12 ini, sebagai solusi mengatasi kemacetan kendaraan. Rencana pembangunan kawasan ini, selain menambah ikon baru khusus penataan Tanjungpinang, juga memprediksikan, bahwa perkembangan pertumbuhan kendaraan di Ibukota akan terus meningkat, maka bukan tidak mungkin, Tanjungpinang akan terjadi kemacetan.

Karena saat ini, konsentrasi kepadatan kendaraan, aktivitas bisnis di Kota batam itu sudah cukup padat. Ini salah satu langkah strategis kita.

Pemprov sangat hati-hati, bahkan sangat selektif memilih pemenang tender, proyek setengah triliun itu.  Untuk pengerjaannya, tahun 2018 ini rencana dimulai di depan Gedung Daerah, dengan bersinergi dengan petinggi PT Pelindo Tanjungpinang.

Jadi nanti mereka bangun lokasi parkir, kita bagian pembangunan proyek ini, mulai gedung daerah, sampai tugu Pensil, SMAN 5, Teluk Keriting, dan Pulau Dompak.

Untuk Kawasan Teluk Keriting akan dijadikan sebagai kampung wisata. Kita memastikan pembangunan kampung wisata di kawasan Teluk Keriting, tidak akan dilakukan penimbulan atau reklamasi. Tetapi, kawasan tersebut akan dibangun seperti pelantar, tanpa merusak struktur dan keindahan kawasan di daerah tersebut.

Tahun ini masih dalam tahap kontruksi dan tahun 2018 nanti akan dilakukan proses pengerjaannya. Kawasan Teluk Keriting, nantinya bukan hanya dibangun gedung-gedung pendukung saja, tetapi juga akan dibangun berbagai fasilitas umum dan untuk bermain anak-anak. Di kampung wisata tersebut, nantinya akan dibangun 15 gedung secara berderetan di sepanjang, area kawasan tersebut dengan dibangun berbagai fasilitas, mini untuk bermain anak-anak.

Pembangunan kawasan kampung wisata Teluk Keriting, ini tanpa menghilangkan bentuk asli rumah pemukiman warga. Hanya menata dengan merenovasi dan pembangunan kawasan tersebut tentunya. Anggarannya dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018.

Tepilaut itu nanti seperti Coastal Area Karimun. Akan dibangun ikon wisata terpadu, ada mall, perhotelan dan sejenisnya.

Bahkan, infrastruktur pelabuhan internasional Sribintan Pura akan direlokasikan di sekitarnya. Reklamasi atau proses pembuatan lahan baru untuk memperbaiki suatu kawasan, bukanlah sesuatu hal baru.

Reklamasi bisa memberikan manfaat pemasukan bagi daerah maupun mengembalikan keadaan lingkungan bagi kehidupan masyarakat selanjutnya. contohnya Palm Island di Dubai adalah contoh aktual yang fenomenal dan legedaris bagaimana mengelola reklamasi pesisir dengan baik dan dimanfaatkan sebagai aset negara.

Sudah banyak manfaat daerah direklamasi. Kepulauan Palm Island di Dubai menjadi proyek reklamasi tanah terbesar di dunia dan membentuk kepulauan buatan terbesar di dunia. Palm Island, adalah ikon yang mengerek Dubai menjadi magnet wisata global dan sukses menyedot devisa untuk Uni Emirat Arab. Mudahan Tepilaut bisa terwujud reklamasinya,” kata Nurdin, kemarin. Kata dia, dana reklamasi akan digunakan untuk APBD Pemprov Kepri. Soal pembangunan di kawasan nanti, ia serahkan kepada pihak ketiga.

Saya sudah bertemu dengan Pelindo. Pelindo juga mau mereklamasi sekitar pelabuhan Pelabuhan Tanjungpinang mesti seperti di Singapura. Masyarakat belanja di mal, turun dari mal sudah tiba di pelabuhan. Kalau di Pelabuhan Sribintan Pura saat ini, warga terlalu jauh berjalan kaki. Lokasi parkir juga tidak memadai. Saat krisis, sektor wisata yang bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Tepilaut dipercantik kawasan Dompak dibangun. Saya rasa Tanjungpinang ke depan jadi kota tujuan pariwisata.(ais/bas)

H Nurdin Basirun
Gubernur Kepri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here