Rekom DPP 5 Parpol Wajib!

0
819
Jumaga Nadeak

Polemik Wagub Kepri

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak tetap bertahan akan menjalankan pemilihan Wakil Gubernur Kepri jika rekomendasi Dewan Pimpian Pusat (DPP) lima partai politik (Parpol) pengusung Sani-Nurdin (Sanur) sudah dilengkapi Cawagub.

DOMPAK – Jumaga mengatakan, dirinya tidak akan melanggar UU Pilkada. ”Ini bukan kebijakan. Tapi sudah jelas diatur undang-undang. Kita kerja sesuai undang-undang dong,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (28/4).

Soal keinginan sejumlah kader parpol pengusung Sanur yang menyebutkan bahwa lima parpol sudah sepakat mengusng Isdianto dan Agus Wibowo, Jumaga tetap meminta ada hitam di atas putih.

”Mana rekomendasinya? Ini saya contohkan. Kalau mau mendaftarkan anak sekolah, tentu diminta akte lahir, kartu keluarga, KTP dan lainnya. Masa untuk mencalonkan wakil gubernur tak lengkap datanya,” katanya lagi.

Baca Juga :  88% Hak Pemprov Disunat

Dirinya bersama ketua fraksi di DPRD Kepri direncanakan bertemu Mendagri pekan depan. Sehingga, bersama-sama bisa mendengar penjelasan dari pihak Kemendagri.

”Sudah kita hubungi mereka (Kemendagri), tapi sibuk dan banyak keluar kota. Sabtu, Minggu, Senin libur. Jadi kita minta jadwal ulang lah nanti atau pekan depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ahars Sulaiman pengurus pusat PPP yang juga Ketua Tim Pemenangan Sanur mengatakan, DPRD Kepri dalam pemilihan Cawagub nanti tetap harus sesuai UU Pilkada dan syaratnya ada di PKPU.

Yang paling terpenting adalah, surat rekomendasi dari 5 parpol pengusung harus ada yang menetapkan dua nama. Yang terjadi saat ini, ada lima nama cawagub. Sehingga, wajar jika Jumaga Nadeak mengembalikan berkas cawagub yang diserahkan Gubernur Kepri.

Baca Juga :  Natuna Diusulkan Jadi Geopark Nasional

”Kalau tak ada surat rekomendasi DPP lima parpol pengusung, ya dikembalikan lah,” bebernya.

Saat ini, hanya Isdianto yang sudah mengantongi rekomendasi dari 5 parpol pengusung Sanur. Sedangkan Agus Wibowo baru dapat rekomendasi dari Partai Demokrat.
Jika kedua nama ini hendak lolos jadi Cawagub Kepri, maka Agus Wibowo harus mendapatkan rekomendasi dari lima parpol pengusung Sanur. Hal ini, kata Ahars, merupakan pekerjaan yang sangat sulit bagi Isdianto dan Agus Wibowo untuk mendapatkan lima rekomendasi itu.

Ia mencontohkan, Isdianto dapat rekomendasi dari PKB karena berpasangan dengan Mustofa Widjaya. Isdianto mendapatkan rekomendasi dari NasDem karena berpasangan dengan Rini anak almarhum HM Sani.

Baca Juga :  Bulan ini, Hasil Tes SKB CPNS Diumumkan

”Kalau Isdianto berpasangan dengan Agus Wibowo, belum tentu mendapatkan rekomendasi dari PKB, NasDem, Gerindra dan PPP,” katanya mencontohkan.

Jadi, Agus Wibowo tetap harus dapat rekomendasi dari 5 parpol pengusung selain memenuhi syarat pencalonan lainnya seperti mengundurkan diri dari DPRD Bintan, surat kesehatan dan lainnya.

Ditanya tentang kesepakatan lima parpol pengusung di Batam yang menetapkan nama Isdianto dan Agus Wibowo, Ahars mengatakan, kesepakatan di daerah boleh-boleh saja. Namun rekomendasi lima parpol tetap harus ada.(MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here