Rela ke Pulau Lain untuk Dapatkan Air

0
578

NATUNA – Rusaknya mesin pompa air pada instalasi Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM) di Bendungan Tapau, dua desa di Kecamatan Bunguran Tengah tidak mendapat pasokan air beraih sejak dua pekan terakhir. Bahkan, sampai saat ini pihak pengelola PDAM Tirtanusa tidak kunjungan melakukan perbaikan.

Selama beroperasi, SPAM yang di kelola PDAM tersebut hanya beroperasi beberapa kali saja. Itu karena mesin pompa sering kali mengalami kerusakan. Fadilah, salah satu pengawas PDAM Tirtanusa membenarkan hal itu. Ia mengatakan, petugas saat ini masih terus melakukan perbaikan.

Baca Juga :  Sinergitas Menutup Kekurangan Personel

”Betul kemarin sudah diperbaiki, tetapi ini rusak lagi,” kata Fadilah, kemarin. Sementara, ketua RT 03 RW 01 desa Air Lengit Radiman menyampaikan, terkait kerusakan mesin pompa seharusnya pengelola segera mengumumkan kepada masyarakat selaku pelanggan. Sebab, masyarakat setiap bulan harus membayar beban pemakaian Rp28 ribu.

”Selama bulan puasa, air bersih gak pernah mengalir. Terus bagaimana dengan biaya beban pemakaian. Masak kita harus bayar juga sementara air gak keluar,” kata Radiman, Jumat (16/6). Ia menambahkan, selama air tidak mengalir warga kembali menggunakan air sumur dan air dari saluran irigasi.

Baca Juga :  Musim Durian, Berkah Bagi Petani

Hanya saja, PDAM belum sepenuhnya bertanggungjawab mengelola SPAM tersebut. ”Harusnya masalah ini segera di perbaiki. Kasian juga masyarakat. Baru saja menikmati air PAM, sekarang malah gak ngalir lagi,” tutupnya.(HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here