Relawan Malaysia Ikut Cari Bantuan

0
490
KETUA Imaja Tanjungpinang menyerahkan 400 paket bantuan ke Camat Jemaja timur Abdul Gaffar di Tanjungpinang, Kamis (181). f-istimewa

Bencana musim utara di kepri sedot perhatian

Bencana alam yang dialami masyarakat Kepri akibat musim utara mendapat perhatian dari berbagai pihak. Bahkan, dari negeri jiran Malaysia turut memberi bantuan untuk para korban.

ANAMBAS – BENCANA alam terjadi Jemaja, Tarempa Anambas. Kemudian di Tambelan, Kabupaten Bintan. Selain itu, ada juga rumah ambruk dan kelong rusak dihantam badai di Natuna, Anambas dan Lingga.

Namun, kondisi paling parah di Anambas. Banjir yang terjadi mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Tanah longsor menimbun rumah warga dan menutup jalan. Namun, kondisi saat ini sudah stabil.

Kamis (18/1) kemarin, Bupati dan Wakil Bupati Anambas turun ke Jemaja untuk bertemu masyarakat dan melihat kondisi terakhir pascabencana. Bantuan-bantuan juga sudah datang dan dibagikan.

Bantuan ini masih terus mengalir. Karena sebagian bantuan belum bisa dikirim karena belum ada jadwal kapal ke Anambas dari Tanjungpinang.

Dari perantau Jemaja yang ada di Batam dan Tanjungpinang juga masih ada bantuan sebanyak 400 paket. Bantuan itu sudah dikumpulkan di Tanjungpinang oleh Ikatan Keluarga Jemaja (Ikaja) Tanjungpinang dan Ikaja Batam.

Kemarin, bantuan itu sudah serah terima ke Camat Jemaja Timur Abdul Gaffar dari Ketua Ikaja Tanjungpinang H.Saparilis. Bantuan ini terkumpul juga atas kerja sama dengan Forum Peduli Kepri.

”Insya Allah tanggal 20 ini diberangkatkan lewat kapal perintis ke Anambas. Tadi sudah serah terima,” ujar Basyaruddin Idris alias Oom, salah satu pengurus Ikaja Tanjungpinang, kemarin.

Sejumlah relawan Malaysia juga melakukan aksi sosial untuk membantu korban banjir dan longsor di Kecamatan Jemaja Anambas saat ini. Hingga Kamis (18/1) kemarin, bantuan masyarakat, komunitas serta kelompok organisasi sosial terus memberikan bantuan lewat pos bantuan yang di bangun Dinsos, Tagana Provinsi Kepri.

”Kami beru dapat laporan resmi dari pemerintah Anambas bahwa masih dibutuhkan sekitar 2 ribu ton beras. Dan hari ini kami juga langsung berkirim surat ke Bulog,” ujar Kepala Dinas Sosial Pemprov Kepri Doli Boniara kepada Tanjungpinang Pos di Pulau Dompak, Kamis (18/1) kemarin.

”Insya Allah bantuan itu bisa terealisasi. Tak hanya itu, ada relawan dari negeri jiran Malaysia juga turut membantu, serta Organisasi Pemuda Peduli Anambas, serta bantuan logistik pakaian siap pakai,” tambahnya.

Lebih lanjut Doli menambahkan, saat ini pihaknya juga menerima laporan permintaan resmi dari Pemkab Anambas bahwa pada saat pengiriman barang bantuan nanti, juga dibantu mesin semprot lumpur.

”Mesin semprot sesuai permintaan yang disampaikan sudah kami siapkan oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kepri,” terang Doli.

Di samping itu, Doli memastikan, saat ini posko bantuan yang dibangun di Ibu Kota Provinsi Kepri di Tanjungpinang masih terus menerima bantuan masyarakat yang peduli terhadap bencana di Anambas.

Pihaknya juga menyampaikan, sampai dengan minggu ini, jelang bantuan dikirim langsung ke lokasi kejadian, pihaknya masih terus membuka layanan bantuan sosial.

”Saya juga mengimbau masyarakat untuk sama-sama membantu,” harap Doli.

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno saat bertemu Gubernur Kepri H Nurdin Basirun berjanji akan membantu memfasilitasi Kapal Perang Indonesia (KRI) untuk mengirim bantuan ke lokasi bencana.

Di depan Gubernur, Eko menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran untuk mengupayakan terkait KRI mana saat ini yang sedang melakukan aktivitas di wilayah laut Kepri.

”Kita sedang upayakan, berkoordinasi dengan seluruh jajaran. Untuk menerjunkan KRI. Karena saat ini cuaca ekstrem untuk ke Anambas,” jelasnya.(MARTUNAS-SUHARDI-INDRA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here