Rencana Kerjasama GMF-Lion Tuntas 2019

0
226
Rencana investasi Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia Tbk, hingga saat ini belum terealisasi. Informasi yang berkembang, realisasi investasi akan dijalankan GMF bersama Lion Air Group.

BATAM – Walau belum final, dalam tahun ini, jika tidak ada kendala, kerjasama GMF dan Lion Air akan direalisasikan.

Tetapi Corporate Communication GMF Aero Asia, M Rivan Aulia T, Selasa (19/3) membantah jika rencana pembangunan MRO bersama Lion Air sudah final. Menurutnya, sampai saat ini pembahasan masih berlangsung antara GMF sebagai anak perusahaan Garuda Indonesia dengan Lion Air.

”Masih pembahasan. Belum final. Tapi memang ada rencana itu. Cuma memang baru rencana,” kata Rivan.

Disebutkan, pihaknya dari GMF belum pernah mengeluarkan pernyataan resmi terkait kerjasama dengan Lion Air, karena masih dalam pembahasan. Harapannya, rencana kerjsama itu, bisa direalisasikan tahun ini juga.

”Rencana ada, mudah-mudahan tahun jadi kerjasamanya terealisasi,” sambungnya.

Selain itu, disebutkan jika kerjasama dilakukan GMF, bukan dengan Lion Air, namun anak perusahaannya, Batam Aero Technic, yang sudah beroperasi di Batam saat ini. ”Tapi itu dengan Batam Aero Technic-nya (BAT). Itu untuk program MRO domestik, agar pasarnya bisa lebih besar,” harapnya.

Rencana investasi GMF Aero Asia di Batam, sudah disiapkan sejak beberapa tahun lalu. MoU antara pihak GMF dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam juga sudah dilakukan. Namun realisasi investasi belum berjalan. Akhir tahun lalu, GMF juga sudah melakukan pertemuan dengan Kepala BP Batam saat itu, Lukita.

GMF sendiri disebutkan sudah menyetujui untuk menggunakan lahan seluas 23 hektar di samping lahan milik Lion Air seluas 29 hektar. Dengan demikian maka Hang Nadim akan menjadi cluster industri. Akhir tahun 2018 lalu, GMF awalnya berencana merealisasikan investasinya.

GMF saat itu berencana membangun maintenance, repair and overhaul (MRO) dengan nilai investasi proyek diperkirakan mencapai 50 juta dollar AS atau setara sekitar Rp700 miliar. Saat itu, Direktur Utama GMF Iwan Joeniarto mengatakan, pembangunan MRO mereka sudah koordinasi dengan Kemenko Kemaritiman. (MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here