Reni Yusneli Belum Berkantor

0
443
Reni Yusneli

TANJUNGPINANG – Mantan Sekdprov Kepri Reni Yusneli memilih pindah tugas ke Pemko Tanjungpinang sejak awal tahun 2017 lalu.

Hanya saja mengundang pertanyaan dari berbagai kalangan terkait sampai awal Juni 2016, belum pernah terlihat berkantor di salah satu OPD di lingkungan Pemko Tanjungpinang. Hal serupa dipertanyakan Ketua Komisi I DPRD Tanjungpinang, Maskur yang mengaku tak pernah bertemu sejak dinyatakan pindah ke Pemko.

”Saya tak pernah lihat Ibu Reni di lingkungan Pemko. Cuma melihat fotonya saja dari kemarin di koran terkait seleksi maupun keputusan pindah ke pemko dari provinsi,” ungkapnya.

Begitu juga pejabat di beberapa OPD, mengaku tak mengetahui apakah Reni Yusleni sudah optimal bekerja di Pemko atau belum. ”Informasinya memang sudah di pemko, tapi belum pernah lihat sih,” tutur salah satu ASN.

Kepala BKD Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan menuturkan, bahwa Reni Yuseleni belum efektif berkantor karena menunggu pelantikan, setelah sebelumnya mengikuti proses seleksi. ”Mungkin menunggu pelantikan baru di OPD Dinas Pariwisata baru efektif bekerja. Kita harapkan dalam waktu dekat,” tuturnya.

Ia menambahkan, sebelumnya Reni Yusleni juga melakukan ibadah umrah. Serta melengkapi berbagai urusan dan menyelesaikan beberapa pekerjaan. Secara aturan seharusnya, Reni Yusneli sudah optimal bekerja di Pemko apalagi tunjangan sudah diberikan. Terkait OPD yang tepat untuk sementara bisa di Sekretariat membantu tugas Sekda.

”Saya fikir karena jabatannya sudah tinggi, tepatnya membantu Sekda di Sekretariat Pemko,” ungkapnya. Dalam waktu dekat, diperkirakan sudah bekerja. Serta beberapa hari lalu juga ada ke BKD membahas berbagai hal.

Seperti berita sebelumnya, Reni beralasan ingin pindah ke Pemko Tanjungpinang untuk mencari suasana kerja baru yang lebih nyaman. Selain itu, dia juga mau mendedikasikan pengalamannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membantu Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah. Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Norida Moksen menuturkan, jika seseorang sudah pindah maka wajib berkantor di tempat yang baru. Meskipun belum mendapatkan jabatan karena sedang mengikuti proses seleksi terbuka.

”Berbeda dengan seseorang yang ikut seleksi tetapi tidak memilih pindah, maka harus berkantor di tempat yang sekarang dan meskipun tidak berhasil, maka tidak boleh dicopot jabatannya,” ungkapnya singkat.(DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here