Retribusi PAD Belum Capai 50 Persen

0
117
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad ikut serta bersih-bersih saat pencananga gerakan sadar wisata di Engku Putri Batam. F-MARTUA/tanjungpinang pos
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga akhir semester I tahun 2019, belum mencapai 50 persen.

BATAM – Didalamnya, realisasi paling rendah dari retribusi. Baik retribusi pelayanan persampahan atau kebersihan, parkir tepi jalan umum, pasar dan lainnya. Bahkan untuk retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum baru 17,88 persen dan retribusi pelayanan persampahan baru 36,68 persen.

Data yang ditampilkan sistem informasi penerimaan daerah atau siependa Batam, Minggu (30/6).

Retribusi pelayanan persampahan baru Rp13,53 miliar dari Rp35 miliar, atau 38,68 persen. Sementara retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum, baru tercapai Rp2,68 miliar, atau 17,88 persen dari total target Rp15 miliar.

”Memang seperti itu, tapi kami optimis target akan tercapai,” kata Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Batam Faisal Novrieco.

Disebutkan, target tahun ini naik dibanding tahun 2018 lalu, yang jumlahnya sekitar Rp31 miliar. Pertumbuhan itu diharapkan dapat terpenuhi dari pembangunan yang berjalan sebelumnya. Walau diakui, dari pembangunan perumahan saat ini, masih ada yang belum terisi.

”Kita harapkan target terpenuhi dari penambahan perumahan-perumahan baru. Walau belum terisi semua dan tidak bisa dijadikan rujukan,” beber dia.

Pihaknya diakui, terkendala kemampuan layanan yang ditandai kekurangan sumber daya manusia. Pihaknya diakui akan terus berinovasi untuk mengembangkan sistem retribusi ini, salah satunya yakni pemasangan pemasangan stiker kode palang sebanyak 23 ribu pada rumah objek layanan persampahan tahun 2019 ini.

”Tahun ini kami pasang barcode atau kode palang 23 ribu. Sudah terpasang sebanyak 10 ribu di Batam Kota, Sekupang dan Lubuk Baja,” pungkasnya.

Saat ini, pemasukan terbesar yang sudah masuk kas daerah, dari pajak penerangan jalan umum, kemudian disusul dari pajak hotel. PPJU yang sudah masuk, sekitar Rp91,2 miliar dari target Rp195,1 miliar atau sektar 46,75 persen. Pajak hotel yang sudah masuk, sebanyak Rp60,13 miliar dar target Rp138,7 miliar.

Pajak restoran yang sudah masuk, sekitar Rp53,37 miliar dari target 111,98 miliar. Sementara untuk retribusi, target tertinggi dibawah retribusi sampah, ada dari retribusi IMB. Dari target 30 miliar, yanh sudah tercapai sekitar Rp10,8 miliar. (MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here