Revisi Anggaran, DPA Molor Lagi

0
619
KOMPAK : H Lis Darmansyah (kanan) dan Ade Angga.

Tanjungpinang – Serapan anggaran APBD 2017 bakal tak maksimal karena Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2017 belum di serahkan ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

Menurut Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang, Ade Angga hingga kini DPA tersebut masih pembahasan antara DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemko. Ini disebabkan, ada belasan kegiatan anggaran tiba-tiba minta dirubah, setelah hasil evaluasi APBD dari Provinsi Kepri.

”Kita masih perlu bahas ulang lagi,” kata Ade Angga, kemarin

Politisi muda Golkar ini, meminta agar masyarakat jangan sampai beranggapan DPRD memperlambat, kenapa DPA belum selesai dibahas. Padahal, TAPD baru menyerahkan hasil evaluasi sekitar minggu lalu. Sedangkan hasil evaluasi dari Provinsi Kepri sudah turun sejak 27 Januari lalu.

Hal inilah yang membuat DPA belum di selesaikan. DPRD melalui banggar menilai masih perlu melakukan konsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Kepri, apakah perubahan itu menyalahi aturan atau tidak? Selain itu, mereka juga mau mempertanyakan ke provinsi, apakah dengan perubahan item-item tersebut nantinya masih perlu ada evaluasi kembali oleh gubernur. Ia mencontohkan, kebijakan dari TAPD yang meminta anggaran untuk pembangunan food court dikurangi.

Dalam pembahasan dan pengesahan sebelumnya sudah disepakati dana untuk food court mencapai Rp 27 miliar, tapi Pemko minta dikurangi menjadi Rp 15 miliar setelah hasil evaluasi turun dari provinsi.

Selain itu, meminta anggaran untuk penerapan full day school. Menuturnya, ini juga tidak tepat. Mengingat tidak masuk dalam pembahasan sebelumnya, namun tiba-tiba ingin dianggarkan oleh Pemko.

Memang full day school sudah diterapkan di beberapa daerah, tapi mengapa anggaranya tidak dimasukan oleh Dinas Pendidikan, saat pembahasan anggaran 2017 lalu.

”Alasannya ada beragam. Adanya sisa hutang yang harus dibayar,” tuturnya.

Ia berharap DPA segera di selesaikan. Ini dalam upaya mempercepat penyerapan anggaran. Bahkan kegiatan yang memakan waktu sekitar 10 bulan teracam tak terealisasi nantinya.

Untuk itu, rencananya hari ini, Senin (20/1) DPRD dan TAPD melakukan rapat finalisasi hasil evaluasi dari provinsi. Serta di jadwalkan, banggar menerima hasil konsultasi dengan BPK Provinsi Kepri.

”Besok (hari ini, red) kami terima hasil konsultasi dari BPK Provinsi, apapun hasilnya kami dari DPRD berharap dalam pembahasan DPA sudah final,” ungkapnya.

Ketua TAPD Pemko Tanjungpinang, Riono menuturkan, DPA masih tahap pembahasan bersama DPRD. Jika itu sudah selesai, maka DPA segera di berikan ke OPD di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

”Kami (TAPD dan DPRD) masih membahas hasil evaluasi dari Provinsi Kepri. Kita harapkan segera selesai,” ungkapnya. Meski demikian, ia meyakini beberapa proyek besar tetap di jalankan.(DESI LIZA PURBA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here