Revitalisasi Pasar KUD Gagal Dikerjakan Tahun Ini

0
524
Inilah kondisi Pasar KUD Tanjungpinang di lihat dari depan. f-suhardi/tanjungpinang pos

Tanjungpinang – Tahun ini, revitalisasi Pasar Ikan Koperasi Unit Desa (KUD) di kawasan Kota Lama, Tanjungpinang gagal dilaksanakan. Ini disebabkan karena anggaran dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan tidak terealisasi sesuai rencana. Bantuan pusat hanya senilai Rp7 miliar saja. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kota Tanjungpinang, HM Juramadi Esram menuturkan, anggaran yang akan diberikan oleh Kementerian Perdagangan terlalu kecil dari yang dibutuhkan.

Sesuai proposal dari Pemko Tanjungpinang yang telah dimasukan ke Kementerian Perdagangan, dibutuhkan dana sekitar Rp 85 miliar untuk menata ulang Pasar KUD Tanjungpinang. Sedangkan, bantuan dari Kementerian Perdagangan ada ambang batasnya, yaitu Rp 7 miliar.

Bahkan saran dari kementerian tersebut, baiknya revitalisasi pasar KUD di tunda dulu. Daripada tetap dipaksakan dengan anggaran Rp 7 miliar, namun hasilnya tidak maksimal.

Kini, Pasar KUD Tanjungpinang butuh rehab berat, karena butuh pemugaran total. Mulai dari lantai, dinding bahkan tiang-tiangnya. Rumitnya, karena pondasi pasar tersebut berada di atas laut.

Begitu juga dengan Pasar Inpres Potong Lembu belum akan diperbaiki. Awalnya, direncanakan senilai Rp 1 miliar. Pasar Potong Lembu yang berdiri sejak 1980-an itu terdiri dari dua bagian, basah dan kering. Yang di perbaiki nantinya lebih ke pasar ikannya.

Bantuan dari pusat kini ada, namun totalnya tak begitu besar yaitu Rp778 juta. Rencananya dipergunakan untuk pengadaan mobil operasional UPTD Metrologi, pengadaan pelantaran standar uji kerja, perlengkapan pendukung dan kondisi ruangan, pengadaan tera dan pendukung penyuluhan kemeterologian.

”Ini perlu, mengingat kini UPTD Metrologi Tanjungpinang tipe A, jadi alat standar pengukurnya harus bagus agar pelayanan maksimal,” tuturnya. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here