Revolusi Industri E-Commerce 4.0 Menuju 5.0

0
196
Windy Wahyuningtia

Oleh: Windy Wahyuningtia
Mahasiswa Semester STIE Pembangunan Tanjungpinang

Era e-commerce 1.0 dimulai saat internet memungkinkan terjadinya komunikasi atau pertukaran informasi atau data antara pihak penjual dan konsumen. Era ini terjadi sekitar abad 17-an. Selanjutnya, era e-commerce 2.0 terjadi saat platform dagang-el mulai diperhitungkan sebagai salah satu saluran untuk membantu upaya-upaya penjualan barang dan jasa, dan terjadi pada abad 18-an.

Sementara, e-commerce 3.0 yang terjadi dalam rentang waktu dari abad 19-an lebihnya pada tahun 1960an ditandai dengan adanya pergerakan trafik platform dagang-el yang tumbuh signifikan, berkat perkembangan teknologi dan pertumbuhan pengguna smartphone. Momentum ini dilanjutkan dengan era e-commerce 4.0 yang ditandai dengan banyaknya pelaku e-commerce, dan juga maraknya penggunaan inovasi teknologi seperti kecerdasan buatan, dan internet of things (IoT) pada tahun milenial ini.

Dalam hasil survei dari 1.000 responden Ipsos pada 2018, 10 platform yang paling sering dikunjungi sepanjang tahun lalu berturut-turut adalah Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, JD.ID, Blibli, OLX, Matahari Mall, Blanja.com dan Ali Express.

Dari hasil ini terlihat bahwa revolusi industri di bidang e-commerce sudah berkembang dengan pesat dari zaman ke zaman hingga sampai ke era milenial sampai dengan sekarang. Bukan hal mudah juga para penemu menggagas ide agar teknologi semakin lebih baik dan modern untuk kepentingan hidup sampai dengan sekarang.

Bahkan, untuk mahasiswa di zaman sekarang banyak yang kreatif dalam segi bisnis wisata kuliner, otomatif, aksesoris menciptakan hal-hal yang baru, membuat program, aplikasi, dan sebegainya yang bisa dikembangkan. Jadilah Mahasiswa yang selalu berkreatif untuk menemukan inovasi yang baru lebih canggih dimasa yang akan datang, karena mahasiswa dituntut untuk selalu berkreatif. Di masa yang akan datang pastinya akan lebih banyak tantangan serta menuntut kita para mahasisiwa untuk lebih paham akan canggihnya teknologi.

Hadapilah sesuai pola kerja baru menjadi tantangan karena tercipta dalam revolusi yang batu terus berkembang menuju 5.0. Satu faktor yang penting adalah keterampilan dan kompetensi yang harus tetap secara konsisten ditingkatkan dan semakin perubahan revolusi seharusnya semakin canggih karena di era 4.0 sudah sangat canggih dalam hal segi apapun, maupun bertansaksi secara online dan akan mempermudah semua orang.

Di face yang akan datang kemudahan dalam bertransaksi akan leboh maju semenjak hadirnya articial intelegence atau biasa kita sebut komputer yang memiliki kemampuan otak yang mampu mengembangkan dirinya sendiri, dan di era 5.0 bukan hanya komputer saja yang canggih melainkan e-commerce yang akan menciptakan inovasi-inovasi canggih lainnya.

Terutama e-commerce ini untuk di perkembangan Teknologi dalam Dunia Ekonomi memberikan dampak pada beberapa aspek tertentu. Dan dapat juga didefinisikan sebagai aktifitas pengguna teknologi informasi dan komunikasi, bahkan dengan gedged sekalipun biasa digunakan.

Industri informasi melihat adanya kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (businness) dan dapat didefinisikan sebagai beberapa bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang ataupun jasa. dizama Revolusi Industri 4.0 apalagi masa yang akan datang di era Revolusi Industri 5.0 secangcih apa dunia ini.

Bagi yang bisa memanfaatkan perkembangan teknologi ini tentu akan sangat bermanfaat dan mempercepat perkembangan kegiatan yang dilakukannya. Demikian juag dalam hal perekonomian. Trading berbasis internet kini sedang berkembang pesat. Selain akrena mudah cara memasarkan produk, jangkauannya juga sangat luas. padahal, biatanya relatif lebih murah, hingga sangat cocok dalam pengembangan atau promosi produk bisnis. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here