Ria, Riki dan Sabar Tak Ada Sumbangan

0
270
Devisi Hukum KPU Provinsi Kepri, Widiyono Agung (kiri) menerima LPSDK salah satu peserta pemilu didampingi Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Provinsi Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi (kanan). f-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Sumbangan dana kampanye belum mengalir ke tiga calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPD) RI daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Kepri.

Kondisi ini diketahui disaat mereka bertiga menyerahkan Laporan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri dikantornya beralamat Jalan Basuki Rahmat Tanjungpinang, Rabu (2/1).

Tiga calon anggota DPD RI yang LPSDK nol, adalah Ria Saptarika, Sabar Pandapotan Hasibuan dan Riki Syolihin.

”Saya rasa mereka bertiga (calon anggota DPD RI, red) mengandalkan uang yang berada di Rekening Awal Dana Kampanye (RADK),” kata Divisi Hukum KPU Provinsi Kepri, Widiyono Agung S kepada Tanjungpinang Pos di ruang kerjanya berada di lantai 2 KPU Provinsi Kepri, Kamis (3/1).

RADK yang sudah dilaporkan tiga calon anggota DPD RI ke KPU Provinsi Kepri berbeda-beda. Seperti Ria Saptarika memiliki uang di RADK sekitar Rp 212 juta.

Kemudian, RADK yang dimiliki Sabar Pandapotan Hasibuan sekitar Rp 2 juta. Sedangkan RADK Riki Syolihin hanya sekitar Rp 500 ribu.

”Uang yang paling sedikit di RADK, adalah Riki Syolihin. Ini yang kita terima laporannya dari masing-masing calon anggota DPD RI,” ucap dia.

Sembilan calon Anggota DPD RI dapil Provinsi Kepri menerima aliran sumbangan dana kampanye dari per seorangan. Setiap calon DPD RI berbeda-beda menerima sumbangan dana kampanye.

Alfin menerima sumbangan dana kampanye sebesar Rp 22 juta, Dharma Setiawan Rp 144.800.000, Hardi Selamat Hood Rp500 juta, Haripinto Tanuwidjaja Rp 182 juta, M Syahrial Rp 11.100.000, Mustofa Widjaja Rp 220 juta, Richard Hamonangan Pasaribu Rp 30.016.000, Sukhri Farial Rp 255.750.000 dan Surya Makmur Nasution Rp 85.050.000.

”Batas akhir mereka menerima sumbangan dana kampanye tanggal 13 Maret 2019 nanti. Sekarang mereka boleh menerima sumbangan dana kampanye dari per seorangan maupun kelompok,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here