Ribuan Warga Baloi Kolam Demo BP Batam

0
125
RIBUAN warga Baloi Kolam Batam melakukan demo ke Kantor BP Batam di Batamcenter, Selasa (15/5) untuk menuntut hak mereka. BP berencana menggusur ruli di Baloi Kolam. f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Hampir seribuan warga Baloi Kolam Batam menggelar aksi demonstrasi ke Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Selasa (15/5). Mereka menuntut kepastian atas status lahan Baloi Kolam sekaligus peruntukannya. Mereka membawa spanduk dan karton-karton berisi tuntutannya.

Meski ada rencana menyerahkan sagu hati Rp15 juta per kepala keluarga dan Kaveling Siap Bangun (KSB) untuk mereka, namun tidak mengurangi niat warga untuk demo. Aksi demo itu berlangsung damai dan diakhiri dengan penandatangan kesepakatan bersama. Aksi itu berlangsung dengan pengawalan dari aparat kepolisian dan Ditpam BP. Selain itu, ada juga kawat berduri di depan Kantor BP Batam.

Dalam beberapa karton bertuliskan aspirasi warga, tertulis BP Batam cabut alokasi hutan lindung Baloi Dam, BP bertanggungjawab atas pemenuhan hak pemukiman yang layak bagi warga Baloi Kolam, BP Batam harus gusur kemiskinan, bukan gusur warga miskin dan lainnya.

Selama beberapa saat, warga melakukan orasi secara bergantian sebelum perwakilannya diterima BP Batam. Mereka yang diterima ada beberapa orang, yang kemudian menandatangani kesepakatan bersama. Saat dialog dengan perwakilan pendemo, dijelaskan BP terkait status lahan Baloi Kolam yang dipertanyakan warga.

Terkait dengan status lahan Baloi Kolam, Kepala Kantor Lahan BP Batam, Imam Bachroni mengakui jika sesuai tata ruang, peruntukannya untuk komersil dan bukan pemukiman. Karena itu, warga yang ada di rumah liar (ruli), akan direlokasi di Kaveling Siap Bangun di beberapa titik di Batam.

”Sehingga memiliki kepastian hukum atas tempat tinggal. Kalau di Balai Kolam, warga tidak ada kepastian hukum,” kata Imam.

Sementara untuk lokasi relokasi warga, Imam menyampaikan lokasinya di Senjulung-Telaga Punggur, Mangsang-Tanjungpiayu dan Sei Daun di Sei Beduk. ”Kita kerja sama dengan bidang perencanaan. Nanti akan dibangun juga fasilitas serta sarana di sana,” bebernya.

Setelah dialog, akhirnya disepakati membuat surat pernyataan bersama sebagai kesepakatan antara warga dan BP dengan disaksikan perwakilan Kejaksaan Negeri Batam.

Surat itu ditandatangani Deputi BP Batam, Mayjen TNI Eko Budi Supriyanto, Kasi Intel Kejari Batam, Robi H dan Muji. Warga Baloi Kolam, B Sinaga, Uba Ingan Sigalingging dan lainnya. Hadir juga saat pertemuan itu, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengky,

Dalam kesepakatan itu, disepakati, untuk tidak membuat pernyataan di media yang dapat menimbulkan keresahan. Selain itu, menyatakan sepakat bahwa kebutuhan perumahan merupakan kebutuhan dasar manusia.

Selain itu, BP Batam dan warga Baloi sepakat bahwa pemenuhan kebutuhan pemukiman warga Baloi Kolam tersebut harus dilakukan secara konstitusional. ”Yang artinya dilakukan dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Terakhir sepakat untuk melakukan penyelesaian sesuai dengan tahapan penyelesaian yang direncanakan,” demikian bunyi kesepakatan itu.

Kesepakatan itu merespon permintaan warga yang demo atas alokasi lahan dari BP Batam kepihak ketiga, sehingga warga di ruli akan direlokasi. Warga sempat minta dilibatkan dalam penyelesaian masalah di Baloi Kolam. Terutama berkaitan dengan besaran ganti rugi.

”Selama ini, tak ada pembicaraan dengan warga terkait relokasi. Dibilang sudah setuju ganti rugi Rp15 juta. Tapi kami tidak tahu. Itu warga mana yang sepakat? Tanya seorang warga dalam pertemuan itu.

Deputi IV BP Batam, Eko Budi Soepriyanto pada kesempatan itu meyakinkan jika keputusan yang diambil, keputusan yang win win solution. ”Kita ambil keputusan yang terbaik sebagai keputusan win-win solution,” kata dia meyakinkan warga.

Sementara Deputi II BP Batam, Yusmar Anggadinata mengatakan, mereka menyiapkan kebijakan untuk warga yang direlokasi. Warga dijanjikan tidak hanya direlokasi, tapi akan diberdayakan. ”Ada paket-paket kebijakan untuk mendorong kesejahteraan warga lebih baik,” harapnya. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here