Rida Berpesan Jadikan Motivasi Membangun Lingga

0
719
SAMBUTAN : Rida K Liamsi, tokoh BP2KL saat mewakili BP2KL menyampaikan kata sambutan pada malam syukuran HUT ke-14 Lingga, Senin (21/11).f-tengku/tanjungpinang pos

Wapres dan SMRS Membawa Berkah saat PPTMA 2017

Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) Lingga 2017 benar-benar membawa berkah dan membuka jalan untuk menyatukan berbagai elemen di Lingga.

LINGGA – APALAGI, PPTMA digelar sempena Hari Jadi ke-14 Kabupaten Lingga. Kegiatan ini pun mempertemukan banyak tokoh masyarakat dan membahas pembangunan Lingga yang lebih baik ke depan. Kehadiran Wakil Presiden (Wapres) RI HM Jusuf Kalla untuk membuka PPTMA di Lingga juga membawa kesan positif.

Sebelum bertolak ke Jakarta, JK meminta Bupati Lingga Alias Wello untuk menyampaikan program kerja apa yang dibutuhkan di Lingga sehingga bisa dibantu.

Saat perayaan HUT ke-14 Lingga pada, Selasa (21/11) malam, hadir sejumlah tokoh besar Melayu, tokoh masyarakat Lingga dan undangan lainnya.

Baca Juga :  SDN 003 Kundur Utara Juara II Nasional

Tokoh Badan Pekerja Pembentukan Kabupaten Lingga (BP2KL) Rida K Liamsi (RDK), yang diundang saat peringatan HUT Lingga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lingga yang berupaya maksimal membangun Lingga.

Kerja keras Pemkab Lingga selama ini perlahan mulai memperlihatkan hasil yang baik bagi masyarakat Lingga sesuai dengan cita-cita perjuangan pembentukan Kabupaten Lingga.

”Selamat hari jadi ke-14 Kabupaten Lingga. Segala kerja keras dan kerja sama yang dilakukan selama ini dapat lebih ditingkatkan lagi. Semoga Lingga ke depannya menjadi kabupaten yang lebih baik,” ujar Rida K Liamsi mewakili BP2KL saat malam syukuran HUT ke-14 Lingga, Senin (21/11).

Dikatakannya, kedatangan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dan Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS) bernilai positif untuk pembangunan yang lebih baik.

Baca Juga :  Wako Sapa Warga Lewat RRI Setiap 2 bulan

”Tokoh-tokoh masyarakat dari tiga daerah besar yakni Senayang, Lingga dan Singkep telah menyepakati untuk menjadikan masing-masing daerah berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki,” sebut Rida.

Kecamatan Senayang akan dikembangkan menjadi daerah perikanan dan kelautan yang lebih maju. Untuk Kecamatan Lingga dijadikan daerah rujukan budaya dan pendidikan sedangkan Singkep akan dijadikan daerah industri dan bisnis.

”Inilah pedoman untuk membangun Kabupaten Lingga ke depan,” kata Rida.

Secara singkat Rida K Liamsi juga menceritakan bagaimana beratnya perjuangan masyarakat Lingga umumnya dan anggota BP2KL khususnya memperjuangkan tiga kecamatan ini bersatu menjadi kabupaten sendiri.

Perjuangan BP2KL terjadi dalam dua periode yakni berjuang untuk pembentukan Provinsi Kepri dan perjuangan sendiri untuk pembentukan Kabupaten Lingga. ”Sebenarnya saat perjuangan Provinsi Kepri sudah disepakati akan pembentukan Kabupaten Lingga. Namun saat Pemprov Kepri terbentuk nama Kabupaten Lingga hilang. Para pejuang BP2KL terus berjuang hingga 21 November 14 tahun lalu, Kabupaten Lingga disahkan menjadi kabupaten sendiri,” jelas Rida dengan gaya bahasa khasnya.

Baca Juga :  TNI Sosialisasikan Bahaya Rokok ke Pelajar

Untuk itu, Rida mengajak seluruh warga Kabupaten Lingga untuk terus mengucap rasa syukur dengan apa yang telah diperoleh saat ini. Berbagai sarana dan prasarana umum telah dibangun sejak Kabupaten Lingga.

”Masyarakat bisa merasakan sendiri bagaimana Lingga sebelum menjadi kabupaten. Untuk itu mari bersatu membangun Lingga yang lebih baik lagi,” imbuhnya.(TENGKU)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here