RKB Harus Dibangun 2020

0
545
Novaliandri Fathir bersama dengan anggota Komisi I DPRD Tanjungpinang melakukan pertemuaan dengan Kepala Dinas Pendidkan Kota Tanjungpinang Atmadinata di kantor Disdik Tanjungpinang, Senin kemarin. f-abas/tanjungpinang pos
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun depan kembali terancam bermasalah. Sebab, hingga sampai saat ini masih minim Ruang Kelas Baru (RKB) yang dibangun oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Ketua Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang yang membidangin Pendidikan, Novaliandri Fathir mendesak Walikota Tanjungpinang, agar pada ABPD 2020 harus menganggarkan untuk pembangunan RKB. Sebab, persoalan tahun ke tahun saat penerimaan peserta didik baru, kekurangan daya tampung selalu menjadi keluhan masyarakat.

”APBD 2020 masih dalam pembahasan. Kita akan mengawal usulan pembangunan RKB. Supaya ke depannya tidak bermasalah lagi saat ada PPBD tahun ajaran 2020-2021 mendatang,” kata Novaliandri Fathir, usai sidak tempat penjahit seragam gratis merupakan program unggulan walikota, Senin (4/11).

Kata dia, dana untuk bangun RKB selain APBD juga bisa dari dana APBD Pemprov Kepri atau APBN. Jadi, saran dia pemerintah daerah melalui dinas terkait, juga harus rajin-rajin mencari anggaran pembangunan sekolah di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Sebab, kebutuhan pembangunan sekolah tidak hanya di Tanjungpinang tapi daerah lainnya, juga membutuh dana untuk membangun RKB dan sekolah baru. Jadi, berebut pemerintah lainnya juga mencari anggaran pembangunan sekolah.

”Harus membentuk tim lobi-lobi. Pemerintah daerah harus minta bantuan kepada wakil rakyat Kepri yang duduk di DPR RI maupun DPD RI,” ujarnya.

Sambung dia, selain menganggarkan dan membangun RKB, pemerintah daerah juga perlu pembangunan sekolah baru. Supaya pembangunan sekolah merata, khusus di wilayah Tanjungpinang Timur dan Bukit Bestari yang terusberkembang pesat.

”Dan, juga harus menganggarkan dana untuk pembelian komputer supaya Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK sudah bisa digelar secara merata di Tanjungpinang. Tak ada lagi ujian nasional mengunakan pensil atau manual,” harapnya.

Sebelumnya, Walikota Tanjungpinangn H Syahrul menegaskan di ABPD 2020 ini, proritas pembangunan adalah RKB dan sekolah baru. Soal RKB, rupanya mengunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak bisa digunakan untuk bangun RKB berlantai dua.

”Kendala kita, mau bangun RKB berlantai dua tidak bisa mengunakan dana DAK. Untuk bangun ke samping, lahan sekolah terbatas,” ujarnya.

Menurut Syahrul, tahun 2020 selain bangun RKB, pemerintah daerah juga akan bangun sekolah SMP dan SMA. Lahannya sudah ada di kawasan Batu delapan.

”Kalau bangunan SMA akan didanai dari Pemprov Kepri,” ujarnya.

Kata dia, lima tahun masa jabatannya, ia optimis setiap tahun ia akan proritaskan untuk bangun RKB. Supaya saat penerimaan siswa bar nanti, tidak ada lagi anak sekolah tidak tertampung.

”Selain penambahan RKB dan sekolah, kita juga ingin pemerintah pusat menambah jumlah guru melalui rekrutmen CPNS,” harapnya.(ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here