Rokok FTZ Berbahaya

0
1032
Ekspos tangkapan: Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI S Irawan saat mengekspos tangkapan kasus penyelundupan ribuan slop rokok FTZ di Mako Lanal batam, Rabu (5/4).F-istimewa

Mbs mohon dinas perdangaan tpi cros cek/buat aturan mengenai rokok! Karna rokok FTZ tanpa cukai beredar tdk ada batas waktu penggunaan nya. Batas tgl penggunaannya tdk tertera. sangat berbahaya bagi konsumen. makasih tp pos.
+6282288223986

TANGAPAN:
Peredaran rokok FTZ menjadi isu hangat di daerah bahkan nasional. Hanya saja, rokok FTZ itu hanya menonjol di kepri, salah satunya di Tanjungpinang. Kita mesti berupaya manfaatkan isu ini untuk kepentingan daerah. Rokok FTZ ini banyak dijual pedagang kecil. Namun, pedagang kecil yang menjual rokok FTZ tersebut kadang dirugikan. Jika ada penangkapan, barang dagangan mereka disita dan dimusnahkan. Sementara yang untung para cukong dan produsen rokoknya.

Baca Juga :  Gaji GTT Dibayar Awal Bulan

Saya meminta Badan Pengusahaan (BP) Kawasan FTZ Tanjungpinang agar aktif berkomunikasi. Kami sudah inten komunikasi namun tidak tahu jenis rokok ilegal tersebut karena kami belum dapat jawaban dari BP Kawasan FTZ Tanjungpinang yang merupakan instansi yang mengelola kawasan FTZ tersebut.

Bahkan kuota rokok yang boleh masuk ke kawasan FTZ di Tanjungpinang juga saya tidak tahu, karena tidak ada laporan dari BP Kawasan FTZ Tanjungpinang terkait rokok FTZ tersebut. Ini satu kelemahan karena gengsi koordinasi atau komunikasi. Kalau saya, saya tidak akan malu melakukan koordinasi dengan bawahan. Kalau tidak percaya, tanya saja dengan lurah maupun OPD yang ada di Pemko.

Baca Juga :  Nama Tambak

Ketua RT saja selalu komunikasi dengan saya. Begitu juga saya sering melakukan komunikasi dengan perangkat Ketua RT yang ada. Peredaran rokok ilegal ini jangan dijadikan alat oleh oknum. Kita harapkan sama-sama memikirkan untuk mengusulkan ke pusat, bahwa meminta rokok FTZ diberikan pajak khusus untuk daerah. ***

Lis Darmansyah
Wali Kota Tanjungpinang 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here