Roro Tak Berlayar, Pelajar Kesulitan Transportasi

0
990
Pulang Sekolah: Siswa sedang naik pompong saat pulang sekolah.F-DOKUMEN/TANJUNGPINANG POS

ANAMBAS – Kapal roro yang sempat melayani penyeberangan dari Kecamatan Siantan Tengah menuju Kecamatan Palmatak sempat tidak beroperasi selama lebih dari dua minggu. Akibatnya lalulintas antarkecamatan terganggu.

Beruntung saat ini sudah mulai beroperasi, sehingga aktifitas masyarakat kembali normal seperti semula.

Jika tidak, maka baik masyarakat Siantan Tengah maupun Palmatak sama-sama mengalami kesulitan transportasi karena banyak warga Matak yang bekerja di Siantan Tengah. Banyak juga anak dari Matak sekolah di Siantan Tengah dan sebaliknya.

Dengan tidak beroperasinya kapal roro tersebut untuk beberapa saat, membuat anak sekolah kesulitan untuk menyeberang. Pasalnya banyak siswa SMA dari Kecamatan Palmatak yang sekolah di Siantan Tengah maupun sebaliknya.

Baca Juga :  Dinkes Didesak Batasi Penjualan Obat Batuk

”Sulit kalau roro tak jalan, anak sekolah dari Matak berikut guru kesulitan saat akan menyeberang ke kecamatan Siantan tengah dan sebaliknya,” ungkap Yannis, salah seorang warga desa Air Asuk kecamatan Siantan Tengah kemarin.

Yannis, mengatakan, bukan hanya anak sekolah dan guru saja yang mengalami kesulitan transportasi tapi masyarakat dan pedagang juga sulit untuk saling menjangkau kedua kecamatan.

Menurutnya, saat ara kapal roro beroperasi, banyak warga baik dari kecamatan Siantan tengah maupun dari kecamatan matak yang sudah menjual pompongnya karena mengandalkan roro.

Baca Juga :  Perputaran Ekonomi di Letung Lesu

”Makanya saat roro tak jalan, warga kesulitan karena pompomnya sudah banyak yang dijual,” ungkapnya lagi.

Dikonfirmasi mengenai hal ini Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas Nurman, mengakui ada sekitar 2 minggu ada perbaikan dermaga.

Sehingga terpaksa operasional roro harus dihentikan untuk beberapa waktu. Namun kata Nurman saat ini sudah beroperasi kembali karena perbaikan sudah selesai.

”Kalau tak salah pada hari Sabtu (25/2) kemarin sudah beroperasi lagi,” ungkap Nurman kepada wartawan, Rabu (1/3).

Sekarang ini kata Nurman, jadwal pelayaran kapal penyeberangan sebanyak 10 kali PP dalam satu hari. Dari mulai pagi hingga sore beroperasi. Kemudian pada malam hari juga ditugaskan sejumlah pegawai untuk berjaga-jaga jika kondisi darurat. (cr29)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here