Row Jalan Sei Panas Diratakan

0
344
Tim terpadu menggusur bangunan di row jalan di Sei Panas dan Bengkong, Kamis (22/3). F-MARTUA/tanjungpinang pos

BATAM – Pelebaran jalan di Batam mulai dijalankan. Sementara pelebaran jalan Sei Panas ke Bengkong, segera dilanjutkan. Terkait rencana itu, penertiban bangunan dipinggir jalan, mulai dilakukan. Tim terpadu melakukan penertiban terhadap 87 bangunan yang belum dibongkar pemiliknya. Sementara untuk bangunan liar di Baloi Kolam, segera dilakukan setelah ganti rugi dan kaveling diserahkan.

Saat penertiban bangunan di row jalan di Sei Panas dan Bengkong, Kamis (22/3), Kabid Trantib Satpol PP, Imam Tohari mengatakan, penertiban dilakukan setelah sebelumnya diberikan peringatan. Selain itu, kebijakan pembongkaran disosialiasaikan terkait dengan pelebaran jalan.

”Ada yang sudah dibongkar dan ada 87 unit belum dibongkar, makanya dibongkar tim terpadu,” jelas Imam.

”Ada 87 yang belum di bongkar dan kami lakukan pembongkaran. Selain itu sudah di bongkar oleh pemilik. Itu mulai Simpang Kuda hingga Lampu Merah Bengkong,” kata Imam.

Menurut Imam menambahkan, pihaknya akan melanjutkan pembongkaran ke jalur seberang jalan paska pembongkaran sepanjang jalan Pom Bensin Sei Panas hingga lampu merah Bengkong. ”Sekarang kita selesaikan bahu kiri dulu nanti selesai kita lanjutkan pembongkar dari mulai seberang Pom Bensin hingga ke Bengkong,” pungkasnya.

Dipihak lain, penertiban dan pembongkaran bangunan liar juga akan dilakukan di Baloi Kolam. Dimana, untuk warga ruli disana, disediakan kapling siap bangun (KSB) di tujuh lokasi di Batam. ”Tujuh titik relokasi sudah disiapkan. Akhir bulan, legalitas sudah selesai. Kapling untuk pemindahan sudah disiapkan. Tiap satu rumah diberikan dana Rp15 juta,” jelasnya.

Nantinya, mereka yang memiliki tempat tinggal di Baloi, akan mendapat kapling sekaligus sertifikat. Bahkan, disiapkan desain lahan juga sudah disiapkan. ”Mudah-mudahan sudah selasai akhir bulan ini. Saya sudah tanya ke BP Batam, dan selesai akhir bulan legalitas untuk kemudian pemindahan,” bebernya.

Sementara Kepala BP Batam, Lukita, mengatakan, pihaknya bukan menggusur, namun memindahkan. Sehingga memiliki legalitas tempat tinggal. Dimana, ada ribuan warga Baloi yang akan direlokasi. Kaveling disiapkan ada di Nongsa, Tanjungpiayu, dan Nongsa, Kabil, dan Tanjungpiayu. ”Ada tujuh lokasi kapling disiapkan. Kita siapkan lokasi yang layak,” kata Lukita.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here