Rp 20 Miliar untuk Bangun Stadion Dompak

0
1249
Maifrizon MSi

DOMPAK – Tahun 2018 nanti, Pemprov Kepri mulai membangun Stadion Dompak. Namun, pembangunan dilakukan bertahap mengingat APBD Kepri terbatas.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Kepri, Maifrizon M.Si mengatakan, pembangunan tahap awal ada empat item yang dibangun sekaligus tahun depan.

”Pembangunan lapangan, drainase, pagar dan lintasan dasar atletik. Kita belum bangun tribunnya karena anggarannya juga terbatas,” ujarnya, kemarin.

Detailed Engineering Design (DED) stadion tersebut sebelumnya sudah ada, namun kapasitas besar. Tahun 2017 ini, DED tersebut direvisi dan kapasitasnya nanti sekitar 8-9 penonton. Yang pasti, kata Maifrizon, ukuran lapangan sepakbola yang akan dibangun standar internasional. Sedangkan lintasan yang akan dibangun adalah 8 lintasan.

”Tapi untuk lintasan, kita masih bangun dasarnya saja. Karet sintetisnya belum dipasang mengingat biayanya cukup besar yakni sekitar Rp 13 miliar hingga Rp 15 miliar,” tambahnya.

Baca Juga :  Rutin Cek Urine Pegawai

Untuk itu, pemasangan karet sintetis lintasan dan tribun serta perkantoran akan dilakukan di tahun-tahun berikutnya. Total biayanya nanti sekitar Rp 100 miliar sampai rampung.

”Kalau kapasitas besar dan membuat tribun model melengkung itu, biayanya hampir Rp 1 triliun. Tidak mungkin anggaran kita mampu membiayainya. Makanya DED-nya direvisi dan kapasitasnya dikurangi,” tambahnya.

Pekan lalu, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun didampingi Maifrizon dan sejumlah kepala OPD Pemprov Kepri lainnya ikut turun ke lapangan. Gubernur ingin memastikan lokasinya sudah cocok atau tidak.

Setelah turun ke lapangan, Gubernur melihat lokasi yang akan dibangun tempat lapangan bola itu sudah strategis dan berada di antara jalan baik sisi kiri maupun sisi kanan.

Berdasarkan keterangan Maifrizon, lapangan ini nanti dibangun di samping kanan waduk Dompak. Tanah bukit itu akan diratakan dan dibangun lapangan. Luas lahannya sekitar 2 hektare.

Baca Juga :  Wing Udara 1 Pasang Baliho Imbauan Gunakan Masker

”Tanah itu sudah bersertifikat. Kita tak ingin pembangunan itu justru bermasalah di kemudian hari. Makanya kita pilih yang sedikit berbukit karena sudah ada sertifikatnya,” bebernya lagi.

Lapangan sepakbola akan dibangun seperti pembuatan lapangan bola kelas internasional. Metode penimbunan lapangan akan dirancang agar cepat kering di saat hujan turun.

Kemudian, rumput yang akan ditanam adalah spesial untuk lapangan bola. Di dalam lapangan akan ditanam pipa-pipa kecil untuk saluran air saat penyiraman rumput.

”Lapangan bila kelas internasional memang begitu. Rumputnya selalu disiram. Kalau kepanjangan dipotong. Untuk menyiramnya nanti sudah otomatis. Kita biasa kan melihat pompa air yang berputar-putar di taman, kira-kira seperti itulah nanti pola penyiraman rumputnya,” jelasnya lebih rinci.

Baca Juga :  146 Tahun Lalu, Raja Ali Haji Ingatkan Soal Kabar Hoaks

Sistem drainasenya juga akan diatur dengan sistem air mengalir. Sehingga ketika hujan turun, air di lapangan langsung terserap melalui rongga-rongga di bawah lapangan dan lapangan cepat kering.

”Pagarnya kita pasang keliling setinggi dua meter. Lahan dua hektare ini sudah termasuk lapangan parkir yang luas,” jelasnya.

Ia berharap paling lama Maret 2018 nanti sudah mulai pembangunan. Januari 2018, pihaknya akan melakukan lelang proyek itu. ”Pak gubernur minta kita kerja cepat. Tahun depan sudah harus rampung pembangunan empat item itu,” katanya yakin. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here