Rp14,1 M untuk Lintas Timur

0
171
BUPATI Bintan H Apri Sujadi bersama Kadis Perkim dan Kadis PUPR meninjau titik jalan Lintas Timur yang belum diaspal, kemarin.

Setahun, Pemkab Bintan Bangun 21,153 Km Jalan

Pemkab Bintan telah melakukan pembangunan jalan sepanjang 21,153 kilometer, di beberapa wilayah kecamatan, selama tahun 2019 lalu. Tahun 2020 ini, Pemkab Bintan menyiapkan anggaran dari APBD sebesar Rp14,1 miliar, untuk menggesa percepatan pembangunan jalan Lintas Timur.

BINTAN – BUPATI Bintan H Apri Sujadi menerangkan, selama setahun (2019), setidaknya Pemkab Bintan sudah membangun jalan sepanjang 21,153 kilometer, dengan perkerasan jalan 8,794 kilometer, serta pemeliharaan berkala jalan sepanjang 4,444 kilometer.

Pembangunan jalan itu seperti jalan Namling dan jalan Tekis di Kecamatan Toapaya, jalan lingkar Wacopek Bintan Timur, lanjutan pembangunan jalan menuju TPU makam Firdaus Bintan Utara, jalan Tanjungkapur dan jalan Bukit Bahagia Gunung Kijang, jalan Dusun 3 Desa Pengujan Teluk Bintan, jalan Tongkang di Teluk Sebong, sampai jalan Lintas Barat lanjutan (jalan Lintas Timur).

Baca Juga :  Festival Lampu Cangkok di Bintan Dimulai

”Cukup banyak lokasi jalan yang kita bangun di kecamatan-kecamatan, setahun lalu. Ya, dari data yang ada, setahun saja kita bangun jalan itu sepanjang 21,153 kilometer. Untuk pengerasan mencapai 8,794 kilometer, dan pemeliharaan berkalan sepanjang 4,444 kilo,” sebut H Apri Sujadi, Kamis (5/3) kemarin.

Menurutnya, hampir setiap tahun sejak 2016, Pemkab Bintan terus membangun jalan untuk membuka akses warag Bintan. Apri menegaskan, dirinya tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan, sesuai dengan ketersediaan anggaran, pada tahun 2020 ini. Tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Perkim Kabupaten Bintan, sudah diminta agar melakukan verifikasi ke lapangan.

Baca Juga :  Apri Minta Aparat Tangkap Pengangkut TKI Ilegal

”Beberapa perbaikan pemeliharaan jalan akan dilakukan juga, dikarenakan beberapa faktor. Seperti kerusakan jalan. Baik yang bergelombang dan berlubang,” jelasnya.

Bupati mengimbau, jika ada kerusakan akibat faktor dari keausan jalan, dan penerimaan beban jalan yang tidak seimbang yang menyebabkan jalan bergelombang, atau berlubang, masyarakat dapat menginformasikan kepada Dinas PUPR, untuk dilakukan pemeliharaan.

”Tentu kami akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan sesuai dengan kebutuhan warga dan risiko-risiko berkendara,” kata Apri Sujadi.

Selain itu, lanjut Apri Sujadi, Pemkab Binan memprioritaskan beberapa pekerjaan jalan utama, pada tahun 2020 ini. Seperti menuntaskan pekerjaan jalan Lintas Timur, dari Km 16 Toapaya menuju Km 23 Kijang, atau sebaliknya. Tahun anggaran 2020, melalui Dinas PUPR Bintan, telah dialokasikan dana sekitar Rp14,1 miliar, untuk menggesa pembangunan jalan Lintas Timur, di beberapa lokasi yang belum selesai.

Baca Juga :  RSUD Dapat 25 Kantung Darah

”Kemarin, kita sudah meninjau jalan Lintas Timur. Khususnya di lokasi-lokasi yang perlu penyelesaian pada tahun 2020. Beberapa pembenahan pekerjaan penuntasan jalan akan menjadi agenda prioritas,” tambah H Apri Sujadi. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here