Rp4 M untuk Renovasi Puskesmas Tanjungunggat

0
116

Pemerintah Kota Tanjungpinang terus memprioritaskan pembenahan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Salah satunya dengan cara memperbesar puskesmas.

TANJUNGPINANG – Tahun ini Puskesmas Tanjungunggat yang berada di Gang Waru akan direnovasi lebih bagus dengan pagu anggaran Rp4 miliar. Sumber pendanaan pembangunan puskesmas itu dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kemenkes RI yang diterima Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang.

Proses lelang sedang berlangsung dan ditargetkan selesai 21 Mei mendatang selesai. Sebelumnya lelang sudah dilakukan namun gagal karena perusahaan yang ikut tidak ada yang memenuhi syarat.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam kepada Tanjungpinang Pos, Senin (14/5). ”Perkiraannya 21 Mei mendatang pemenang lelang diumumkan. Setelah itu pekerjaan akan dikerjakan dan targetnya selesai Oktober atau November mendatang,” tuturnya.

Kata dia, karena pertumbuhan penduduk terus bertambah, tujuh Puskesmas yang ada di Tanjungpinang, sebagian masih bangunannya kecil-kecil, tidak bisa bisa memberikan pelayanan maksimal. Bagunan Puskemas yang masih kecil-kecil diantaranya Puskesmas Seijang, Puskesmas Mekarbaru, Puskesmas Melayu Kota Piring dan Puskesmas Tanjungunggat. Puskesmas yang besar dan fasilitasnya juga sudah lengkap sama dengan rumah sakit, yakni Puskesmas Kampung Bugis, Puskesmas Tanjungpinang (Pancur) dan Puskesmas Batu 10. Tahun lalu, Dinkes juga menerima DAK untuk membangun blok 2 Puskesmas Tanjungpinang (Pancur).

Sambung Rustam, tahun depan, Dinkes kembali mengajukan dana dari pemerintah pusat untuk pembangunan total Puskesmas Sei Jang dan renovasi Puskesmas Mekarbaru.

Terkait pelayanan, menurut Rustam sama saja yaitu pelayanan standar di Puskesmas. Hanya saja nantinya akan bertambah ruangan persalinan yang sebelumnya tidak ada.

Saat ini pelayanan yang bisa dilakukan di sana standarnya Puskesmas yaitu ada poli dokter umum, gigi, ruang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), poli anak-anak, TBC dan lainnya.

”Secara umum semua pelayanan standar Puskesmas ada, tapi ruangannya kecil-kecil,” tuturnya.

Ia menilai, bangunan Puskesmas Tanjungunggat sudah perlu dibenahi agar pengunjung atau pasien nyaman saat datang berobat maupun memeriksa kesehatannya. Rencannya, bangunannya nanti dibuat dua lantai. Untuk diketahui, dua tahun terakhir ini pembangunan Puskesmas dari DAK juga ada di Tanjungpinang. Diantaranya peningkatan bangunan di Puskemas Kampung Bugis dan Pancur. Sedangkan pembangunan Puskesmas Batu 10 bersumber dari APBD Pemko.

”Alhamdulillah bantuan dari pusat melalui DAK lumayan dua tahun terakhir ini. Ada bantuan fisik maupun non fisik. Kalau fisik itu seperti bangunan puskesmas, alat kesehatan dan obat-obatan. Sedangkan non fisik seperti bantuan jaminan persalinan, biaya operasional serta beberapa lainnya,” ungkapnya.

Sambung dia, Puskesmas perlu penambahan ruangan atau pembangunan baru, karena satu Puskesmas sudah melayani 40 ribu jiwa. Kemudian, di Tanjungpinang sudah banyak rumah sakit. Jadi, kalau ada warga yang sakit, tinggal memilih mau berobat di Puskesmas atau rumah sakit.

”Semakin banyak tempat pelayanan kesehatan di Tanjungpinang semakin baik untuk masyarakat, tinggal memilih mau berobat di mana, rumah sakit atau Puskesmas,” turunya. (DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here