Rp5 M untuk Tata Sungai Carang

0
82
Suryono

TANJUNGPINANG – Pengusaha properti ternama Suryono mengatakan, ia akan membenahi Sungai Carang menjadi tujuan wisatawan mancanegara dan nusantara. Direncanakan, bila mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah, kawasan Sungai Carang mulai tahun depan akan dibangun resor, restoran, pelabuhan feri dan tempat arena permainan. Anggaran yang disediakan lebih dari Rp5 miliar.

”Soal lahan tak ada masalah, karena lahan kita sudah bersertifikat. Luasnya, kurang lebih 3,5 haktare,” kata Suryono, saat hadiri Musyawarah Daerah (Musda) Permabudhi diRestoran Vegatarian Bumi Maitri lantai dua Sukaberenang Tanjungpinang, Kamis (1/11).

”Kami ingin mengangkat kebesaran dan kejayaan Sungai Carang di masa lalu, kawasan Sungai Carang akan disulap jadi resor dan restoran. Kita juga bangun pelabuhan,” kata Suryono.

Ia yakin, ke depan Sungai Carang bisa menjadi destinasi wisata sungai yang sejajar dengan sungai-sungai di Thailand, Malaka, ataupun Eropa.

Kemudian, ia mengatakan, selain resor dan restoran juga akan dibangun fasilitas lainnya seperti pelabuhan dan tempat ibadah. Nanti juga ada tempat bermain untuk anak-anak. Supaya kapal-kapal pariwisata nanti bisa masuk ke Sungai Carang, ia berharap ada pengerukan alur Sungai Carang.

”Kalau sudah ada resor, restoran atau hotel, bakal cantik. Dipadukan event yang digelar pemerintah di Sungai Carang, saya yakin akan menjadi tempat wisata terpadu mendatang,” ujarnya.

Sambung dia, untuk meraliasikan tersebut, ia mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah dan DPRD Kota Tanjungpinang, untuk sama-sama peduli dengan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Tanjungpinang. Sambung dia, hadirnya pelabuhan feri nanti, pelabuhan tersebut bisa melayani kapal feri yang membawa turis dari Batam ke Sungai Carang maupun maupun dari Lagoi ke Sungai Carang. Pelabuhan tersebut juga dimanfaatkan untuk membawa turis yang mau berwisata dari Sungai Carang ke Penyengat.

”Bakal indah Sungai Carang ke depanya, saya optimis kawasan Sungai Carang akan menjadi destinasi unggulan di Kepri mendatang,” ujarnya.

Bisa saja ke depanya, setelah tersedia resor, restoran, pelabuhan, warga yang akan berkunjung tempat wisata Kota Rebah Sungai Carang, atau wisata hutan mangrove Sungai Carang, kalau para turis capek, bisa mampir ke restoran makan dulu.

”Nanti kita bangun pelabuhan, restoran, tempat ibadah, area permainan. Sebagian asetnya kita serahkan ke Pemko, sisa asetnya seperti restoran, resor kita kelola,” ujarnya.

Suryono melihat ke depanya kunjungan turis ke Tanjungpinang akan terus meningkat. Perlu ada terobosan baru antara pemerintah dan swasta untuk bangun objek wisata baru. Ia juga ingin ada kereta gantung yang menghubungkan Tepilaut-Penyengat dan Senggarang.

”Kalau malam view kawasan Sungai Carang sangat cantik, sungainya juga cukup indah, sangat disenangi para turis. Siangnya ada lomba dragon boat, makin lengkap,” tegasnya.

Kemudian, ia sarankan di pinggir Sungai Carang baiknya di pasang batu miring, agar terlihat indah dan menarik. Sore-sore, turis bisa memanfaatkan Sungai Carang untuk melakukan olahraga air.Seperti ski air, dragon boat, olahraga kano dan kayak.

”Semoga dapat dukungan dari pemerintah daerah, untuk mewujudkan rencana pembangunan di kawasan tersebut,” ujarnya. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here